Prota Akidah Akhlak Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota atau Program Tahunan merupakan panduan pembelajaran yang harus disiapkan setiap guru sesuai dengan kebutuhan kurikulum merdeka. Prota kurikulum merdeka berfungsi sebagai dokumen perencanaan yang menggambarkan kegiatan pembelajaran selama satu tahun, mencakup pembagian waktu, materi penting, metode, dan asesmen. Prota Akidah Akhlak kelas 8 MTs (Madrasah Tsanawiyah) fase D menjadi acuan supaya pengajaran nilai-nilai keislaman bisa tersampaikan dengan baik dan tidak terpecah belah.

Prota Akidah Akhlak Kelas 8 MTs Kurikulum Merdeka

Komponen Prota Akidah Akhlak Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka

Di bawah ini adalah komponen Prota Akidah Akhlak kelas 8 MTs fase D, yang diatur berdasarkan kerangka kurikulum merdeka:

1. Alokasi Waktu

  • Jumlah minggu efektif tiap semester (misalnya: Semester 1 = 18 minggu, Semester 2 = 20 minggu).
  • Total JP (Jam Pelajaran) dalam satu tahun:
    • Sekurang-kurangnya 72 JP (@40 menit) mengikuti struktur Kurikulum Merdeka Fase D.

2. Capaian Pembelajaran (CP) Fase D Akidah Akhlak Kelas 8

Kompetensi yang harus diraih (diambil dari dokumen CP kurikulum merdeka):

  • Akidah: Memahami makna ketauhidan (Asmaul Husna, iman kepada malaikat, kitab suci), serta menjauhi syirik dan khurafat.
  • Akhlak: Mencontoh akhlak Nabi Muhammad ﷺ, berbakti kepada orang tua, menghindari pergaulan yang bebas, serta etika digital.

3. Pemetaan Materi dan Tujuan Pembelajaran

Distribusi materi per semester berdasarkan CP fase D Akidah Akhlak kelas 8 MTs dan buku panduan:

Semester 1:

  • Materi:
    • Al-Qur’an Dan Keistimewaannya.
    • Membiasakan Akhlak Terpuji (Ikhtiar, Tawakal, Sabar, Syukur, Dan Qona’ah).
    • Kisah Keteladanan Nabi Musa As.
  • Tujuan Pembelajaran:
    • Memahami sejarah, hakikat, dan keistimewaan Al-Qur’an.
    • Menganalisis pengertian, dalil, contoh, dan dampak positif sifat ikhtiyar, tawakal, qana’ah, sabar dan syukur.
    • Mengomunikasikan hasil analisis sifat keteladaan Nabi Musa a.s.

Semester 2:

  • Materi:
    • Keteladanan Rasul Ulul Azmi Keistimewaannya.
    • Menghindari Akhlak Tercela (Hasad, Dendam, Ghibah, Fitnah Dan Namimah).
    • Adab Bersosial Media Dalam Pandangan Islam.
  • Tujuan Pembelajaran:
    • Menyajikan hasil analisis kisah keteladan rasul Ulul Azmi.
    • Menyajikan cara menghindari sifat hasad, dendam, ghibah, dan namimah.
    • Mempraktikan contoh adab bersosial media yang baik dalam kehidupan.

4. Asesmen

  • Metode asesmen:
    • Asesmen Sumatif (akhir semester)
    • Asesmen Formatif (pengamatan sikap, portofolio, proyek, kuis).
  • Fokus asesmen:
    • Pengetahuan (kognitif)
    • Sikap (afektif) dan praktik akhlak (psikomotor).

Strategi dan Metode Pembelajaran

Dalam menyusun Prota Akidah Akhlak kelas 8 MTs fase D kurikulum merdeka, pemilihan strategi dan metode pembelajaran sangat penting untuk menjamin bahwa materi disampaikan dengan baik dan mampu membentuk sikap serta perilaku siswa. Berikut beberapa strategi dan metode yang disarankan:

  1. Model Pembelajaran Aktif: Gunakan diskusi, simulasi, atau role play supaya siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga secara aktif berlatih menerapkan akhlak.
  2. Pendekatan Kontekstual: Hubungkan materi Akidah Akhlak kelas 8 MTs dengan isu-isu aktual di lingkungan sekolah atau di media sosial supaya lebih relevan dan menarik.
  3. Pembelajaran Berbasis Proyek: Contohnya proyek “Aksi Kebaikan”: siswa merencanakan dan melaksanakan kegiatan sosial untuk mengembangkan nilai empati dan kerjasama.

Implementasi Prota Kelas 8 di Sekolah

Pelaksanaan Prota Akidah Akhlak kelas 8 MTs fase D di sekolah memerlukan kerjasama yang baik antara berbagai pihak guru, siswa, dan orang tua. Berikut adalah langkah-langkah kunci untuk memaksimalkan penerapan Prota kurikulum merdeka:

1. Peran Guru sebagai Fasilitator dan Perencana Pembelajaran

  • Perencanaan dan Koordinasi: Guru merancang Prota kelas 8 secara kolektif dalam Tim Mata Pelajaran, menyesuaikan alokasi waktu, materi, dan metode dengan karakteristik siswa. Koordinasi antar mata pelajaran juga dilakukan untuk mengintegrasikan nilai akhlak dalam kegiatan pembelajaran lainnya.
  • Fasilitasi Aktivitas Belajar: Pada setiap pertemuan, guru bertugas memandu diskusi, memantau aktivitas proyek, serta memberikan umpan balik yang positif. Guru juga harus memastikan suasana kelas mendukung diskusi nilai-nilai keislaman.

2. Keterlibatan Siswa dalam Perencanaan dan Pelaksanaan

  • Partisipasi dalam Menentukan Tujuan dan Tema: Mengundang para siswa untuk menyumbangkan gagasan mengenai tema “Aksi Kebaikan” atau topik nilai refleksi akan meningkatkan rasa memiliki mereka terhadap aktivitas belajar mengajar.
  • Tanggung Jawab dalam Proyek: Siswa diberikan tanggung jawab tertentu (sebagai koordinator, dokumentator, atau presenter) dalam setiap proyek pembelajaran, sehingga mereka bisa berlatih mengelola tugas, berkolaborasi, dan berkomunikasi dengan baik.

Pages: 1 2
You might also like
Prota Fikih Kelas 9 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 9 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Promes SKI Kelas 8 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Promes SKI Kelas 8 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Seni Musik Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Seni Musik Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

KKTP SKI Kelas 8 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP SKI Kelas 8 MTs Fase D Kurikulum Merdeka