Program Semester atau Promes merupakan perangkat ajar yang penting dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, digunakan oleh guru untuk merencanakan aktivitas pembelajaran selama satu semester dengan cara yang teratur. Promes kurikulum merdeka tidak hanya berfungsi sebagai jadwal materi, tetapi juga membantu memastikan bahwa capaian pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid. Pembuatannya harus dilakukan secara teliti dan sistematis.

Promes Al-Qur’an Hadis kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase C kurikulum merdeka mendukung pengelolaan materi keagamaan yang lebih efisien. Guru dapat menetapkan urutan pembelajaran, waktu, serta metode evaluasi. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan karakter murid, sehingga lebih relevan dan bermakna. Promes kelas 5 juga memudahkan komunikasi antara guru dan kepala sekolah, serta menjadi petunjuk untuk mengevaluasi materi yang telah diajarkan.
Pembelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah fase C mempunyai ciri khas yang berbeda, di mana murid mulai memasuki tahap berpikir yang lebih mendalam. Murid tidak hanya membaca dan menghafal, tetapi juga memahami makna dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Guru harus membuat rencana pembelajaran yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam kurikulum merdeka, penekanan pada pembangunan karakter dan penguatan dimensi profil lulusan menjadi hal yang penting.
Pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 5 MI harus mengaitkan isi ayat dan hadis dengan kehidupan nyata. Murid kelas 5 mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga Promes kurikulum merdeka perlu menyertakan metode pembelajaran aktif. Guru juga bisa mengajukan pertanyaan reflektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih berarti.
Pembuatan Promes Al-Qur’an Hadis kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah fase C kurikulum merdeka harus dilakukan dengan cermat. Guru perlu memahami setiap komponen yang penting di dalamnya. Komponen pertama adalah identitas mata pelajaran. Bagian ini mencakup nama Madrasah Ibtidaiyah, kelas (V), fase (C), semester (Ganjil/Genap), dan mata pelajaran (Al-Qur’an Hadis) yang diajarkan. Meskipun terlihat sederhana, identitas tersebut sangat penting karena berfungsi sebagai penanda administratif dokumen pembelajaran.
Komponen selanjutnya adalah tujuan pembelajaran. Guru perlu menetapkan kemampuan apa yang harus dicapai murid dalam satu semester. Dalam pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 5 MI, tujuan pembelajaran umumnya terkait dengan kemampuan membaca ayat, memahami isi hadis, hingga menerapkan nilai-nilai islami. Penetapan tujuan harus realistis dan sesuai dengan kemampuan murid. Jika tujuannya terlalu tinggi, murid akan kesulitan mencapainya.
Selain tujuan pembelajaran, Promes Al-Qur’an Hadis kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah fase C kurikulum merdeka juga harus mencantumkan alokasi waktu. Guru perlu membagi waktu belajar secara proporsional supaya semua materi bisa tersampaikan. Pembagian waktu biasanya disesuaikan dengan kalender pendidikan dan jumlah minggu efektif. Dengan pengaturan waktu yang baik, guru bisa menghindari penumpukan materi menjelang akhir semester. Pembelajaran juga akan berlangsung lebih teratur dan nyaman.
Komponen lain yang tak kalah penting adalah materi pokok dan submateri. Guru harus menentukan urutan materi Al-Qur’an Hadis kelas 5 MI dengan sistematis. Materi yang lebih mudah sebaiknya diajarkan terlebih dahulu sebelum beralih ke topik yang lebih kompleks. Langkah tersebut membantu murid dalam memahami pelajaran secara bertahap. Ketika semua komponen terbuat dengan baik, Promes kelas 5 akan menjadi pedoman yang efektif dan mudah diterapkan di kelas.
Pembuatan Promes Al-Qur’an Hadis kelas 5 MI fase C kurikulum merdeka memerlukan langkah-langkah yang terstruktur supaya menghasilkan hasil yang maksimal. Langkah pertama adalah menganalisis capaian pembelajaran atau CP. Guru harus memahami kompetensi yang perlu dicapai oleh murid di fase C. Analisis tersebut akan menjadi dasar utama dalam menentukan materi dan kegiatan pembelajaran selama semester.
Setelah memahami capaian pembelajaran, seorang guru perlu membuat alur tujuan pembelajaran atau ATP. ATP kurikulum merdeka berfungsi bagi guru untuk membuat urutan pembelajaran dengan logis dan terstruktur. Dalam pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 5 di Madrasah Ibtidaiyah, materi bisa dibuat dari kemampuan membaca, memahami makna, hingga penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Urutan yang benar membolehkan murid belajar secara bertahap tanpa merasa terbebani.
Langkah selanjutnya adalah mengelompokkan materi Al-Qur’an Hadis kelas 5 MI ke dalam semester ganjil dan genap. Guru harus memperhatikan jumlah minggu efektif sebelum menentukan pembagian tersebut. Jika materi terlalu banyak, murid akan mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran. Sebaliknya, jika materinya kurang, kegiatan pembelajaran tidak akan maksimal. Oleh sebab itu, keseimbangan sangat penting dalam pembuatan Promes kurikulum merdeka.
Guru juga perlu menyesuaikan Promes Al-Qur’an Hadis kelas 5 fase C kurikulum merdeka dengan kalender pendidikan sekolah. Hari libur nasional, kegiatan sekolah, dan penilaian harus diperhitungkan sejak awal. Dengan perencanaan yang matang, guru mudah menghadapi perubahan jadwal yang mungkin muncul. Akibatnya, kegiatan pembelajaran tetap berjalan lancar meskipun ada perubahan kegiatan selama semester.