Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11 Fase F

Guru memerlukan petunjuk pengajaran yang teratur. Petunjuk tersebut dikenal sebagai Program Tahunan atau Prota. Prota kurikulum merdeka berfungsi sebagai inti perencanaan pendidikan.

Program Tahunan (Prota) Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11

Memahami Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka

Ciri-ciri Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11 Fase F

Mata pelajaran ini berbeda dengan bahasa Inggris pada umumnya. Fokusnya adalah pada kemampuan berpikir kritis. Murid diarahkan untuk menganalisis teks yang kompleks. Teks tersebut terdiri dari artikel ilmiah dan opini. Selain itu, murid belajar berdebat tentang isu-isu global. Mereka juga diminta untuk menulis esai argumentatif. Fase F menekankan pentingnya kemandirian dalam belajar. Murid diharapkan bisa menjelajahi topik secara mandiri. Peran guru adalah sebagai fasilitator, tidak hanya sebagai sumber informasi. Ini adalah tantangan dalam mengajar pada fase F.

Komponen Penting dalam Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11

Prota Bahasa Inggris tingkat lanjut kelas 11 SMA/MA kurikulum merdeka harus mencakup beberapa komponen penting. Pertama, identitas lembaga pendidikan (SMA/MA). Kedua, mata pelajaran dan tingkat kelas (Bahasa Inggris Tingkat Lanjut/XI). Ketiga, fase F dan semester. Keempat, capaian pembelajaran (CP). CP merupakan tujuan akhir untuk fase ini. Kelima, materi utama untuk setiap unit. Keenam, pengalokasian waktu untuk setiap unit. Ketujuh, jadwal untuk penilaian harian. Kedelapan, jadwal untuk proyek (kokurikuler) penguatan profil. Kesembilan, waktu cadangan untuk ujian. Kesepuluh, tanda tangan persetujuan kepala sekolah. Semua komponen tersebut saling terhubung.

Langkah-langkah Membuat Prota Kelas 11 Fase F

Mari kita ikuti langkah-langkah dalam proses pembuatan Prota kurikulum merdeka. Pertama, analisis capaian pembelajaran untuk fase F. Bacalah CP Bahasa Inggris Tingkat Lanjut kelas 11 SMA/MA. Pahami elemen-elemen yang terkandung di dalamnya. Elemen tersebut mencakup menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Selanjutnya, turunkan CP menjadi tujuan pembelajaran untuk setiap semester. Tujuan tersebut harus lebih spesifik dan terukur. Kemudian, hitung jumlah minggu yang efektif. Satu tahun ajaran biasanya terdiri dari 36 minggu. Kurangi dengan minggu yang tidak efektif. Contoh minggu yang tidak efektif adalah libur nasional, serta periode ujian sekolah atau aktivitas lainnya.

Setelah itu, alokasikan jumlah minggu yang efektif untuk setiap unit. Contohnya, unit 1 mungkin memerlukan 8 minggu. Unit 2 mungkin memerlukan 7 minggu, dan seterusnya. Selanjutnya, tentukan jadwal untuk asesmen sumatif tengah semester. Asesmen sumatif akhir semester juga perlu direncanakan. Berikutnya, siapkan waktu untuk proyek (kokurikuler). Akhirnya, buatlah tabel ringkasan alokasi waktu. Tabel tersebut akan menjadi lembar kerja Prota Bahasa Inggris tingkat lanjut kelas 11 SMA/MA.

CP Fase F Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11

CP fase F Bahasa Inggris tingkat lanjut kelas 11 SMA/MA mempunyai target yang cukup menantang. Di akhir fase, murid diharapkan bisa memahami teks yang lebih panjang. Teks tersebut berasal dari genre akademik dan sastra. Murid juga diharapkan mampu mengevaluasi argumen yang terdapat dalam teks. Mereka bisa membedakan antara fakta dan opini. Kemampuan berbicara juga perlu ditingkatkan. Murid bisa mempresentasikan ide-ide mereka dengan percaya diri. Mereka juga aktif berpartisipasi dalam debat formal. Dalam penulisan, murid diwajibkan untuk menghasilkan esai sepanjang 500 kata. Esai tersebut harus tersusun dengan logis. Guru akan menggunakan Capaian Pembelajaran (CP) tersebut sebagai referensi untuk Prota Bahasa Inggris tingkat lanjut kelas 11 SMA/MA.

Proses menurunkan CP membutuhkan ketelitian. Pertama, identifikasi kata kerja operasional yang ada dalam CP. Contoh kata kerja termasuk menganalisis, mengevaluasi, dan menghasilkan. Kedua, kelompokkan kata kerja tersebut ke dalam semester. Pastikan setiap semester mempunyai beban yang setara. Ketiga, tuliskan TP menggunakan format ABCD. A merujuk pada audiens (murid), B untuk perilaku yang diamati, C untuk kondisi saat belajar, dan D untuk tingkat keberhasilan. Contoh TP: “Murid dapat mengidentifikasi tesis dalam teks argumentatif.” TP tersebut jelas dan terukur. Jumlah TP dalam satu semester sebaiknya sekitar 10-15 butir. Jangan terlalu banyak supaya bisa tetap fokus.

Pages: 1 2
You might also like
ATP Fikih Kelas 11 MA Fase F Kurikulum Merdeka

ATP Fikih Kelas 11 MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 9 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 9 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

KKTP Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka

KKTP Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Seni Musik Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Seni Musik Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka