Mari kita bandingkan ATP kurikulum merdeka dengan silabus K-13. Ini sangat penting untuk pemahaman yang menyeluruh.
Setelah ATP Al-Qur’an Hadis kelas 3 MI kurikulum merdeka selesai dibuat, langkah berikutnya adalah pelaksanaan. Bagaimana pengajar menggunakannya di kelas?
Setiap awal bab, pengajar menunjukkannya kepada murid. Mereka menjelaskan apa yang akan dipelajari murid. Tujuannya adalah supaya murid mengetahui target belajar. Ini bisa meningkatkan motivasi dan rasa tanggung jawab.
Selanjutnya, pengajar membuat kegiatan yang sesuai. Contohnya, ATP kurikulum merdeka tentang membaca surat pendek. Pengajar bisa membagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok dapat berlatih membaca secara bergiliran. Pengajar akan memantau dan memberikan umpan balik.
Setelah kegiatan selesai, pengajar akan melakukan asesmen. Asesmen ini bisa berupa tes lisan atau tindakan. Catat murid yang telah mencapai tujuan. Bagi yang belum, berikan remedial. Remedial tidak harus mencakup seluruh materi. Cukup fokus pada tujuan yang belum tercapai.
Di akhir semester, pengajar melakukan refleksi. Bandingkan dengan hasil yang dicapai. Apakah semua tujuan telah tercapai? Jika tidak, apa faktor penyebabnya? Apakah waktu yang disediakan kurang? Apakah metode yang digunakan tidak tepat? Catatan refleksi ini sangat berguna untuk perbaikan di tahun berikutnya.
Download ATP Al-Qur’an Hadis kelas 3 fase B kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
ATP Al-Qur’an Hadis kelas 3 MI fase B sangat signifikan. Itu menjadi dasar untuk pembelajaran yang efektif. Mari kita wujudkan pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah yang menyenangkan. Gunakan ATP kelas 3 sebagai peta jalan yang jelas. Dengan demikian, generasi Qur’ani akan lahir dari madrasah kita. Selamat berkarya untuk pendidikan yang lebih baik.