Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah komponen penting dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, terutama untuk ATP PAI dan Budi Pekerti kelas 5 SD fase C yang berfungsi untuk memastikan bahwa setiap tahapan pembelajaran memiliki tujuan yang jelas, dapat diukur, serta sesuai dengan profil pelajar Pancasila dan prinsip pembelajaran di abad ke-21.

Komponen ATP PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) merupakan dokumen yang digunakan untuk merencanakan dan menyusun tujuan pembelajaran (TP) dengan cara yang terstruktur dan masuk akal dalam satu tahap (Fase C Kelas 5). ATP kurikulum merdeka dibuat berdasarkan capaian pembelajaran (CP) untuk meningkatkan kemampuan siswa secara bertahap. Berikut komponen ATP PAI dan Budi Pekerti kelas 5:
a. Capaian Pembelajaran (CP) Fase C
CP PAI dan Budi Pekerti kelas 5 fase C mencakup beberapa elemen:
- Al-Qur’an Hadis
- Akidah
- Akhlak
- Fikih
- Sejarah Peradaban Islam
- Budi Pekerti (nilai-nilai Pancasila, karakter, dan kearifan lokal).
c. Tujuan Pembelajaran (TP)
Contoh TP PAI dan Budi Pekerti kelas 5 semester 1:
- Siswa dapat membaca Q. S. Surah al-Ma’un dengan baik dan memahami artinya.
- Menjelaskan makna asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyum, al- Muhyi, al-Mumit, dan al-B a’is.
- Menciptakan ide-ide kegiatan yang serupa dengan makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.
- Menampilkan contoh-contoh perilaku saling menghargai dan tugas utama sebagai khalifah dengan benar.
- Menceritakan perilaku mulia Rasulullah saw. dalam peristiwa Fathu Makkah dan Haji Wada
- Menerapkan nilai kerjasama dan toleransi dalam konteks keberagaman di lingkungan sekolah.
d. Alokasi Waktu
- Setiap TP diberikan waktu sesuai dengan tingkat kesulitan materi (contoh: 2–4 JP per TP).
- Jumlah total alokasi: ±144 JP/tahun (berdasarkan struktur kurikulum merdeka).
e. Urutan Alur
TP disusun secara bertahap mulai dari yang mudah ke yang lebih rumit, contohnya:
- Membaca Q. S. al-Ma’un → Memahami arti → Menerapkan nilai dalam kehidupan sehari-hari.
- Definisi zakat, infak, sedekah, dan hadiah → Praktik simulasi → Refleksi makna berbagi.
Implementasi ATP Kelas 5
Pelaksanaan ATP kelas 5 adalah langkah penting yang menentukan seberapa jauh perencanaan dapat berdampak pada aktivitas belajar siswa. Dalam mengimplementasikan ATP PAI dan Budi Pekerti kelas 5 SD fase C kurikulum merdeka, guru harus memperhatikan beberapa hal penting berikut:
1. Persiapan dan Sosialisasi ATP PAI dan Budi Pekerti Kelas 5
Sebelum memulai kegiatan belajar, guru harus menyiapkan dokumen ATP kurikulum merdeka secara lengkap termasuk tujuan pembelajaran, indikator, langkah-langkah pembelajaran, dan alat asesmen. Selain itu, menjelaskan secara singkat tujuan pembelajaran kepada siswa bisa meningkatkan pemahaman dan motivasi mereka. Misalnya, guru bisa membuka pelajaran dengan menjelaskan bahwa pada akhir sesi, siswa diharapkan mampu “menunjukkan sikap jujur dalam situasi bermain peran.”
2. Strategi Pembelajaran yang Fokus pada Siswa
Supaya tujuan pembelajaran tercapai dengan baik, guru sebaiknya menggunakan metode yang aktif melibatkan semua siswa:
- Diskusi Kelompok Terbimbing: Membagi siswa menjadi kelompok kecil untuk mendiskusikan nilai-nilai budi pekerti, seperti kejujuran atau tanggung jawab, sebelum mempresentasikannya di depan kelas.
- Peran dan Simulasi: Menciptakan situasi nyata seperti “menolak mencontek” atau “mengembalikan barang yang ditemukan” supaya siswa bisa berlatih mengekspresikan sikap mereka sesuai dengan nilai PAI dan Budi Pekerti.
- Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL): Mengembangkan proyek sederhana, seperti membuat poster “Ciri-ciri Siswa Berkarakter” atau merancang skenario drama singkat tentang toleransi, untuk mengasah keterampilan kerja sama dan kreativitas.
3. Integrasi HOTS (Higher Order Thinking Skills)
Sesuai dengan ciri-ciri kurikulum merdeka, pembelajaran tidak hanya fokus pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Contoh penerapannya:
- Analisis Kasus: Menyajikan kisah Nabi Muhammad SAW dan meminta siswa untuk menganalisis keputusan yang mencerminkan kejujuran dan keadilan.
- Debat Kecil: Mengajak siswa untuk berargumen secara terstruktur mengenai manfaat berkata jujur, lalu meminta mereka merefleksikan sudut pandang lawan.
4. Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Dalam setiap aktivitas ATP PAI dan Budi Pekerti kelas 5, guru harus secara jelas mengaitkan pembelajaran dengan nilai-nilai Pelajar Pancasila:
- Kerja Sama: Melalui kegiatan kelompok, siswa belajar untuk saling mendukung dalam menyelesaikan tugas dan menghargai pendapat rekan mereka.
- Kemandirian: Memberikan kesempatan bagi siswa untuk membuat konsep pernyataan kejujuran mereka sendiri sebelum diserahkan.
- Berpikir Kritis: Mendorong siswa untuk menemukan dampak negatif yang muncul jika kejujuran diabaikan, baik secara pribadi maupun komunitas.
Pilihlah media yang sesuai dan menarik bagi siswa kelas 5, misalnya:
- Film Animasi: Klip pendek tentang sahabat-sahabat Nabi SAW yang menunjukkan nilai persahabatan dan solidaritas.
- Media Cetak Interaktif: Modul berilustrasi dengan kuis refleksi mengenai nilai-nilai budi pekerti.
- Al-Qur’an Digital: Menyajikan ayat-ayat yang berkaitan dengan akhlak mulia disertai terjemahan dan penjelasan singkat.