Langkah awal dalam menyusun ATP PJOK kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka adalah menetapkan kompetensi yang ingin dicapai. Guru harus melakukan analisis terhadap CP dan TP sesuai dengan dokumen kurikulum merdeka, kemudian menentukan kompetensi spesifik yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa. Contohnya adalah kemampuan memahami prinsip latihan kekuatan otot atau keterampilan memahami taktik dalam permainan bola basket.
Setelah kompetensi dirumuskan, guru menyusun indikator pencapaian yang jelas, terukur, dan dapat diamati. Contoh indikatornya adalah: “Siswa dapat melakukan gerakan push-up dengan benar setidaknya 15 kali”, atau “Siswa mampu menyusun rencana latihan mingguan sambil mempertimbangkan prinsip progressive overload”.
Metode pengajaran PJOK kelas 10 SMA/MA fase E harus beragam dan interaktif. Beberapa metode yang sering digunakan mencakup:
Asesmen harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara nyata. Instrumen asesmen bisa berupa:
Download ATP PJOK kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka selengkapnya disini
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) PJOK kelas 10 SMA/MA fase E dalam kurikulum merdeka memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang tersusun dengan baik, dapat diukur, dan sesuai dengan konteks. Melalui penetapan capaian pembelajaran, pengembangan indikator yang terukur, pemilihan materi yang relevan, dan penerapan metode yang bervariasi, guru bisa membimbing siswa untuk mencapai kompetensi di bidang jasmani, olahraga, dan kesehatan yang optimal.