Kegiatan inti merupakan bagian yang sangat penting dari kegiatan belajar. Guru harus memastikan siswa memahami konsep secara menyeluruh melalui kegiatan eksploratif, eksperimen, dan refleksi. Contoh penerapan Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D:
Kegiatan tersebut mengaitkan prinsip Meaningful Learning (bermakna) dan Deep Learning (pemahaman mendalam), karena siswa tidak hanya mengetahui “apa” tetapi juga “mengapa” dan “bagaimana” suatu konsep diterapkan.
Guru menutup pembelajaran dengan kegiatan yang menyenangkan dan menggugah pemikiran:
Dengan cara tersebut, lingkungan belajar menjadi positif, kolaboratif, dan penuh semangat. Prinsip Joyful Learning menjamin bahwa pembelajaran Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memotivasi.
Evaluasi tidak hanya dilakukan pada tahap akhir, tetapi juga selama kegiatan belajar berlangsung. Guru bisa memanfaatkan asesmen formatif dan sumatif dengan pendekatan autentik. Contoh asesmen dalam modul ajar deep learning Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D:
Selain itu, guru juga melakukan refleksi pribadi mengenai efektivitas kegiatan belajar:
Refleksi ini menjadi bahan penting untuk memperbaiki modul ajar deep learning kelas 8 di pertemuan berikutnya.
Silahkan download modul ajar deep learning Informatika kelas 8 kurikulum merdeka disini
Modul ajar deep learning Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D dalam kurikulum merdeka yang menggabungkan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning adalah metode baru yang bertujuan menciptakan generasi digital yang cerdas, bijak, dan beretika. Dengan pembelajaran yang menekankan kesadaran, makna, dan kesenangan, para siswa tidak hanya belajar tentang teknologi, tetapi juga bisa menggunakan pengetahuan tersebut untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.