KKTP Akidah Akhlak Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka

Kurikulum merdeka membawa sejumlah transformasi. Salah satunya adalah KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran). Para guru memerlukan KKTP kurikulum merdeka untuk menilai hasil belajar. Pelajaran Akidah Akhlak menjadi sangat penting. Kelas 4 fase B mempunyai ciri khas tersendiri di Madrasah Ibtidaiyah (MI).

KKTP Akidah Akhlak Kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah

Memahami KKTP Akidah Akhlak Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka

Membuat KKTP Akidah Akhlak Kelas 4

Langkah awal dalam membuat KKTP Akidah Akhlak kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah fase B kurikulum merdeka adalah melakukan analisis. Guru harus menganalisis tujuan pembelajaran terlebih dahulu. Selanjutnya, guru menentukan indikator ketercapaian. Indikator tersebut harus jelas dan mudah diukur. Setelah itu, guru membuat deskripsi kriteria. Deskripsi tersebut meliputi tiga tingkatan. Tingkat pertama disebut “Mulai Berkembang”. Kedua adalah “Sedang Berkembang”. Ketiga adalah “Sudah Berkembang”. Beberapa sekolah juga menambahkan tingkat “Sangat Berkembang”. Namun, tiga tingkat tersebut sudah cukup umum.

Mari kita lihat contohnya. Contoh tujuan pembelajaran: “Murid meyakini adanya Allah SWT.” Indikatornya adalah: Murid dapat menyebutkan bukti adanya Allah. Murid juga membaca kalimat thayyibah. Selain itu, murid menunjukkan ketenangan saat berdoa. Selanjutnya, kita harus membuat kriterianya. “Mulai Berkembang” berarti murid masih merasa ragu. Murid belum mampu menyebutkan bukti. “Sedang Berkembang” menunjukkan murid mulai percaya. Murid menyebutkan satu atau dua bukti. “Sudah Berkembang” berarti murid sangat percaya. Murid menyebutkan tiga bukti dengan tepat. Murid juga mengamalkan doa sehari-hari.

Contoh kedua mengenai akhlak terpuji. Tujuan: “Murid membiasakan diri untuk jujur.” Indikatornya adalah: Murid mengakui kesalahan yang dibuat. Murid tidak mencontek saat mengikuti ujian. Murid mengembalikan barang yang ditemukan. KKTP kurikulum merdeka untuk tujuan ini berfokus pada perilaku. “Mulai Berkembang” menunjukkan murid masih sering berbohong. “Sedang Berkembang” berarti murid terkadang jujur. “Sudah Berkembang” berarti murid selalu menunjukkan kejujuran. Guru bisa menambahkan contoh yang lebih nyata. Contohnya, murid mengembalikan pensil yang dipinjam. Guru juga mencatat seberapa sering murid berperilaku jujur. Dengan cara tersebut, penilaian menjadi lebih objektif.

Prinsip Pembuatan KKTP Kurikulum Merdeka

Ada beberapa prinsip penting dalam pengembangan KKTP Akidah Akhlak kelas 4 MI fase B kurikulum merdeka. Pertama, harus fokus pada murid. Guru mempertimbangkan keterampilan yang dimiliki murid sebelum pembelajaran. Kedua, harus mencakup penilaian secara menyeluruh. Fokus tidak hanya pada aspek kognitif. Aspek afektif dan psikomotor juga harus dinilai. Ketiga, harus dibuat dengan bahasa yang deskriptif. Hindari penggunaan angka atau persentase yang kaku. Keempat, harus fleksibel dan sesuai konteks. Kriteria bisa berbeda untuk setiap kelas. Kelima, pembuatannya harus dilakukan secara kolaboratif. Guru, murid, dan orang tua bisa berperan serta. Prinsip-prinsip tersebut menjadi petunjuk untuk guru dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran bersifat dinamis. Guru bisa memperbaruinya setiap semester. Revisi dilakukan berdasarkan refleksi dari aktivitas pembelajaran. Misalnya, kelas 4A mungkin lebih cepat dalam penguasaan materi. Sementara itu, kelas 4B mungkin memerlukan kriteria yang lebih longgar. Maka, guru menyesuaikannya untuk masing-masing kelas. Namun, standar minimal capaian tetap harus diperhatikan. Jangan menurunkan kualitas hanya demi kemudahan. Sebaliknya, berikan dukungan untuk murid yang lambat. KKTP kelas 4 sebenarnya membantu guru mengenali kesulitan yang dihadapi. Dengan demikian, pengalaman belajar menjadi lebih bermakna.

Menerapkan KKTP Kelas 4

Penerapan KKTP Akidah Akhlak kelas 4 fase B kurikulum merdeka dimulai dengan merencanakan pembelajaran. Guru mencatatnya dalam modul pembelajaran. Murid juga perlu mengetahui rencana tersebut. Bagaimana cara penyampaiannya? Guru menerangkannya di awal bab pelajaran. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh murid. Contohnya, “Kamu akan dianggap berhasil jika…” Dengan begitu, murid memahami tujuan mereka. Selama aktivitas pembelajaran, guru melakukan observasi. Catat perilaku dan hasil tugas murid. Lakukan berbagai teknik penilaian. Penilaian bisa berupa tes tertulis. Penilaian juga bisa berupa unjuk kerja. Portofolio dan jurnal juga merupakan metode yang berguna.

Pada akhir setiap bagian, pengajar menilai hasil yang dicapai. Sesuaikan hasil belajar murid dengan KKTP kelas 4. Berikan penjelasan mengenai kemajuan masing-masing murid. Contoh penjelasan: “Ananda menunjukkan peningkatan dalam kejujuran.” Atau “Ananda masih dalam proses perkembangan mengenai shalat.” Penjelasan semacam ini lebih bersifat manusiawi dibandingkan angka. Orang tua pun lebih mudah memahami laporan yang diberikan. Setelah itu, pengajar merencanakan langkah selanjutnya. Untuk murid yang belum mencapai target, berikan bimbingan remedial. Sedangkan untuk murid yang sudah mencapai target, berikan materi tambahan. Proses ini dilakukan berulang kali di setiap bagian.

Pages: 1 2
You might also like
KKTP Bahasa Arab Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka

KKTP Bahasa Arab Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka

Promes Al-Qur’an Hadis Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka

Promes Al-Qur’an Hadis Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka

KKTP Seni Musik Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka

KKTP Seni Musik Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka

KKTP Fikih Kelas 11 MA Fase F Kurikulum Merdeka

KKTP Fikih Kelas 11 MA Fase F Kurikulum Merdeka

KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Bahasa Arab Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

KKTP Bahasa Arab Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka