Dukungan KKTP kurikulum merdeka dalam bidang Sosiologi diperlukan untuk memperkuat karakter siswa agar sejalan dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Profil Pelajar Pancasila. Sebagai contoh, belajar tentang dinamika sosial dapat membantu siswa menjadi individu yang selayaknya bergotong royong, berfikir kritis, dan menghargai keragaman.
Guru bisa menyelipkan kegiatan pembelajaran yang menginspirasi kerja sama di antara siswa, contohnya dengan proyek kolaboratif. Sebagai contoh, para siswa bekerja bersama dalam kelompok untuk mengidentifikasi permasalahan sosial yang ada di sekitar mereka dan kemudian mencari solusi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Evaluasi berbasis KKTP kelas 10 SMA/MA memberikan bantuan kepada para guru dalam memperoleh pemahaman yang teliti mengenai pencapaian siswa. Di samping itu, pendekatan tersebut menuntun kegiatan pembelajaran yang lebih terarah dengan memusatkan perhatian pada indikator keberhasilan yang khusus.
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) memiliki peran penting dalam kurikulum merdeka, terutama dalam mata pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA/MA fase E. Dengan melakukan penyusunan dan penerapan KKTP secara cermat, pembelajaran dapat berjalan dengan terarah dan bermakna. Peran guru sangat penting dalam menyusun indikator capaian pembelajaran agar sesuai dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dukungan teknologi dan integrasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila juga turut berperan dalam kesuksesan penerapan KKTP kurikulum merdeka. Dengan KKTP, pembelajaran tidak hanya menitikberatkan pada hasil, namun juga memperhatikan secara menyeluruh proses pengembangan kompetensi siswa.