Modul ajar ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah berfungsi sebagai alat operasional yang berisi langkah-langkah rinci dalam pembelajaran. Di situlah integrasi benar-benar diterapkan.
KKTP adalah cara untuk menilai keberhasilan yang fleksibel dan bersifat manusiawi. Kriteria ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman serta penghayatan, bukan hanya sekadar hafalan. Sebagai contoh, KKTP untuk tujuan pembelajaran “Mendemonstrasikan kepedulian sosial berdasarkan Q. S. Al-Ma’un” menunjukkan beragam tingkat pencapaian: Baik Sekali, Baik, Cukup, dan Perlu Pendampingan. Pada tingkat Baik Sekali, murid mampu menjelaskan hubungan antara ayat dan realitas sosial serta aktif dalam proyek kepedulian, menganggap pengalaman tersebut sebagai ibadah. Di tingkat Baik, murid ikut serta secara aktif dan merenungkan manfaat yang diperoleh. Pada tingkat Cukup, murid dapat menjelaskan makna ayat, tetapi membutuhkan arahan dalam berpartisipasi. Sementara itu, di tingkat Perlu Pendampingan, murid mengalami kesulitan dalam memahami makna ayat dan kurang berpartisipasi.
Silahkan download perangkat ajar KBC Al-Qur’an Hadis kelas 6 MI klik disini
Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah yang berlandaskan Panca Cinta dan diintegrasikan dengan Deep Learning dalam pembelajaran mempunyai peranan yang vital. Strategi tersebut bertujuan untuk memperkuat ikatan antara murid dengan Allah Swt dan prinsip-prinsip-Nya. Melalui capaian pembelajaran yang menyeluruh, yang terstruktur hingga internalisasi nilai-nilai, serta modul ajar KBC kelas 6 yang memberikan pengalaman bermakna, tujuan kita bukan hanya supaya murid memahami ajaran agama Islam, tetapi juga untuk membuat generasi yang cinta kepada Allah, Rasul, sesama, lingkungan, dan ilmu. Proses pendidikan ini harus mampu membuat ajaran terasakan dalam hati dan terlihat dalam tindakan penuh kasih dan kesadaran dalam kehidupan sehari-hari murid.