KKTP adalah alat ukur atau indikator yang digunakan untuk menilai pencapaian ATP. KKTP perlu mampu mengevaluasi dimensi kedalaman pembelajaran dan pernyataan nilai Panca Cinta.
Contoh KKTP untuk ATP poin 3 di atas:
Fokus dari KKTP ini adalah penerapan nilai dalam konteks yang relevan.
Modul ajar adalah realisasi teknis dari semua elemen di atas. Di sinilah integrasi Panca Cinta dan Deep Learning benar-benar terealisasi. Sebuah modul ajar KBC SKI kelas 4 MI yang baik harus mencakup:
Pelaksanaan perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) SKI kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah mempunyai tantangan tersendiri. Guru harus mempunyai komitmen dan kreativitas tinggi dalam merencanakan aktivitas, serta berperan sebagai “fasilitator nilai dan pengalaman” alih-alih hanya penyampai informasi. Pelatihan dan komunitas praktisi sangat dibutuhkan, begitu juga dukungan infrastruktur dan suasana madrasah yang kondusif untuk eksplorasi dan refleksi.
Silahkan download perangkat ajar KBC SKI kelas 4 MI klik disini
Hasil yang diharapkan dari proses ini sangat bernilai. Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam akan bertransformasi dari sekadar menghafal menjadi pengalaman hidup yang berarti. Siswa kelas 4 tidak hanya akan ingat kapan Masjid Nabawi didirikan, tetapi juga akan menghayati nilainya sebagai lambang persatuan dan pusat peradaban. Sejarah akan menjadi sumber inspirasi untuk menghadapi tantangan zaman dengan cinta. Dengan cara tersebut, perangkat ajar KBC kelas 4 yang mengintegrasikan nilai dan pendekatan mendalam akan berkontribusi dalam membentuk generasi Muslim yang cerdas, sopan, dan mencintai agamanya dengan pemahaman serta kegembiraan dalam belajar.