Perencanaan pembelajaran sangat penting untuk mencapai hasil yang efektif dan efisien dalam aktivitas belajar mengajar. Dalam kerangka kurikulum merdeka, guru diberikan kebebasan untuk menciptakan aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sambil tetap mengacu pada capaian pembelajaran (CP) yang telah ditentukan. Salah satu alat perencanaan yang harus dibuat setiap semester adalah Program Semester (Promes). Promes Bahasa Indonesia kelas 7 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka bertindak sebagai panduan pembelajaran untuk satu semester, berisi rincian tujuan pembelajaran, waktu yang dialokasikan, strategi pengajaran, serta asesmen formatif dan sumatif.

Dalam kurikulum merdeka, Program Semester (Promes) adalah dokumen yang menjelaskan seluruh rencana pembelajaran dalam satu semester, mulai dari tujuan pembelajaran hingga metode asesmen. Promes kurikulum merdeka disusun secara terintegrasi dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Capaian Pembelajaran (CP), sehingga setiap kegiatan belajar-mengajar dapat dipetakan dengan jelas dan sistematis.
Promes berfungsi sebagai acuan untuk guru, mulai dari perencanaan materi hingga refleksi setelah pembelajaran, supaya tetap pada jalur yang benar dan fokus pada hasil yang ingin dicapai.
Dengan memadukan ATP dan CP, Promes kurikulum merdeka memastikan bahwa setiap kegiatan pembelajaran relevan dan bisa diukur. Asesmen formatif (yang dilakukan selama pembelajaran) dan asesmen sumatif (yang dilakukan di akhir semester) dapat langsung dihubungkan dengan tujuan pembelajaran.
Guru bisa mengatur waktu dengan lebih efisien sesuai dengan jumlah minggu efektif yang ada, serta bisa mempertanggungjawabkan proses dan hasil pembelajaran kepada sekolah, orang tua, dan pihak terkait lainnya.
Guru mempunyai kebebasan untuk menyesuaikan urutan topik, metode, dan media pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan minat siswa, sehingga aktivitas pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan berarti.
Setiap elemen dalam Promes kelas 7 SMP/MTs diarahkan untuk mencapai kompetensi berbahasa (mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan menyajikan) yang tertera dalam CP Bahasa Indonesia kelas 7 fase D.
Promes kelas 7 harus mencakup kegiatan atau proyek yang mengembangkan nilai-nilai Pancasila (seperti kreatif, mandiri, kolaboratif, dan kritis), sehingga pembelajaran bahasa juga berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa.
Selain keterampilan berbahasa, Promes kurikulum merdeka kelas 7 SMP/MTs fase D juga mendukung kegiatan literasi (seperti membaca mendalam dan menulis refleksi) serta numerasi (analisis data teks), membantu siswa memperoleh keterampilan abad ke-21 secara menyeluruh.
Dengan memahami konsep dasar ini, guru akan lebih mudah merancang Promes Bahasa Indonesia kelas 7 fase D kurikulum merdeka yang tidak hanya memenuhi syarat administratif namun juga efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Untuk menyusun Promes Bahasa Indonesia kelas 7 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka yang terstruktur dan efektif, guru bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
Peroleh kalender akademik resmi dari sekolah: tanggal mulai dan berakhirnya semester, hari libur nasional, waktu libur sekolah, serta kegiatan penting (seperti upacara, rapat, atau ujian).