Program Semester (Promes) adalah dokumen yang merencanakan pembelajaran jangka menengah dan sangat penting bagi pelaksanaan proses belajar mengajar. Dengan adanya Promes kurikulum merdeka, guru bisa mengatur tujuan Capaian Pembelajaran (CP) dengan terstruktur serta mengintegrasikan proyek kolaboratif (P5) dan asesmen autentik.

Tujuan dan Manfaat Program Semester (Promes)
Fokus utama Promes Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka meliputi:
- Meningkatkan keterampilan literasi digital siswa supaya terampil menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras sesuai kebutuhan.
- Mengasah kemampuan berpikir komputasional siswa dalam menyelesaikan masalah di kehidupan sehari-hari.
- Menyemai nilai-nilai karakter seperti kreativitas, kerja sama, dan tanggung jawab digital.
Manfaat Program Semester (Promes) untuk Guru dan Siswa
Promes kelas 8 SMP/MTs memberikan beberapa manfaat yang signifikan, di antaranya:
- Sebagai Panduan Pembelajaran: Guru mempunyai pedoman yang jelas mengenai urutan materi, metode pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan.
- Meningkatkan Kejelasan: Siswa dan orang tua mampu memahami apa yang akan dipelajari sepanjang semester.
- Mendukung Akuntabilitas: Kepala sekolah atau pengawas dapat melakukan pengawasan berdasarkan dokumen Promes kurikulum merdeka.
- Mempermudah Asesmen: Dengan perencanaan yang sistematis, guru bisa melakukan asesmen secara teratur, baik formatif maupun sumatif.
Identitas Sekolah dan Kelas
Bagian identitas memuat informasi:
- Nama institusi pendidikan
- Alamat institusi pendidikan
- Nama mata pelajaran: Informatika
- Kelas/Semester: VIII/2 (Fase D)
- Tahun Ajaran
Capaian Pembelajaran (CP)
Capaian pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa, contohnya “Memberikan solusi teknologi untuk isu lingkungan dengan menggunakan pemrograman dasar.”
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Alur tujuan pembelajaran (ATP) adalah rincian dari kompetensi pada setiap fase materi yang diturunkan dari CP, seperti “Membuat program Scratch untuk simulasi daur ulang sampah.”
Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila mencakup dimensi karakter yang disisipkan dalam pembelajaran Informatika kelas 8 SMP/MTs, seperti kemampuan berpikir kritis (analisis bug), kreativitas (desain UI), dan kerjasama (projek kolaboratif).
Kalender Akademik dan Pembagian Waktu
Promes Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D harus mencantumkan kalender akademik yang berisi:
- Tanggal mula dan akhir semester
- Hari libur semester dan hari besar nasional
- Jadwal ujian semester
Melalui kalender ini, guru bisa mendistribusikan alokasi waktu secara realistis, mengingat adanya libur dan kegiatan ekstrakurikuler yang mempengaruhi jumlah hari belajar yang efektif.
Alokasi Waktu
Setiap Promes kelas 8 SMP/MTs perlu mengalokasikan waktu yang sesuai, misalnya:
• Pemrograman Visual/Dasar
- Contoh: Scratch/Python dasar (variabel, loop, kondisi).
- Alokasi: 8 JP (40% semester).
• Keamanan Digital dan Etika
- Contoh: Jejak digital, privasi data, deteksi berita bohong.
- Alokasi: 4 JP.
• Pengolahan Data
- Contoh: Analisis data lingkungan sekolah menggunakan spreadsheet.
- Alokasi: 6 JP.
• Jaringan dan IoT Dasar
- Contoh: Simulasi komunikasi data antar perangkat.
- Alokasi: 2 JP.
Metode dan Pendekatan Pembelajaran
Di bagian ini, guru mencantumkan metode yang akan digunakan, misalnya:
- Metode Diskusi Kelompok: Siswa berdiskusi untuk membuat algoritma yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
- Metode Proyek: Mengembangkan program sederhana berbasis blok (contohnya Scratch).
- Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL): Siswa diberikan studi kasus nyata, seperti menciptakan aplikasi sederhana untuk mengelola data absensi.
Berikut adalah beberapa contoh sumber belajar:
- Buku Teks Informatika Kelas 8
- Tutorial Online (YouTube, Platform e-Learning)
- Perangkat Lunak Scratch atau Visual Studio Code (untuk pemrograman teks)
- Lingkungan Simulasi Flowchart (baik online maupun offline)
Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran
Asesmen dalam Promes Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka meliputi:
- Asesmen Formatif: Kuis singkat, tugas mandiri berupa pembuatan flowchart, refleksi harian.
- Asesmen Sumatif: Ulangan tengah semester (UTS), tugas proyek akhir berupa program sederhana, serta ujian akhir semester (UAS).
- Asesmen Karakter: Pengamatan terhadap sikap kerjasama, tanggung jawab, dan kreativitas siswa.
Integrasi Kompetensi Literasi Digital dan Karakter
Promes Informatika kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka tidak hanya mengajarkan pengkodean, tetapi juga literasi digital, yang meliputi:
- Keamanan Digital: Mengedukasi siswa mengenai pentingnya menjaga privasi data, melindungi akun, dan etika saat berselancar di internet.
- Kritis Terhadap Informasi: Membekali siswa dengan kemampuan untuk memeriksa keakuratan informasi yang ditemukan secara daring sebelum diproses atau dibagikan.
- Pemanfaatan Teknologi: Mendorong penggunaan perangkat lunak dan platform digital secara efisien, contohnya penggunaan spreadsheet untuk analisis data.
Di zaman digital saat ini, karakter seperti tanggung jawab, kolaborasi, dan kreativitas sangat penting. Beberapa contoh pengintegrasian karakter dalam Promes adalah:
- Tanggung Jawab: Proyek P5 kelompok yang mengharuskan setiap anggota untuk bertanggung jawab atas tugas masing-masing, contohnya satu siswa membuat flowchart, dan yang lainnya menulis kode.
- Kolaborasi: Proyek kelompok antar-disiplin, seperti kerjasama antara kelas Informatika dan Kewirausahaan untuk merancang aplikasi penjualan sederhana.
- Kreativitas: Tantangan hackathon kecil di kelas, memberi kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi ide-ide baru.