Membuat Program Tahunan (Prota) Bahasa Arab kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase B kurikulum merdeka memerlukan perencanaan yang matang. Guru harus memahami capaian pembelajaran (CP) sebelum menentukan materi dan waktu. Kemudian, guru memetakan tujuan pembelajaran langkah demi langkah sesuai kemampuan murid.

Prota kurikulum merdeka juga berfungsi sebagai pedoman selama satu tahun pelajaran. Selain pembagian materi, guru harus mempertimbangkan karakteristik murid yang membutuhkan pembelajaran konkret. Tema seperti keluarga, sekolah, rumah, lingkungan, makanan, dan kegiatan harian bisa digunakan untuk membantu murid.
Langkah pertama dalam membuat Prota kurikulum merdeka adalah menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) Bahasa Arab kelas 3 fase B. Guru perlu membaca CP secara menyeluruh sebelum membuat tujuan pembelajaran. Selanjutnya, guru mengidentifikasi kemampuan yang perlu murid kuasai pada kelas 3. Analisis tersebut membantu guru menentukan arah pembelajaran selama satu tahun. Guru juga mudah melihat keterkaitan antara kemampuan kelas sebelumnya dan kelas berikutnya.
Pada tahap ini, guru sebaiknya tidak langsung menentukan daftar materi. Guru perlu memahami kemampuan akhir yang ingin dicapai terlebih dahulu. Setelah itu, guru bisa memilih materi yang mendukung pencapaian tersebut. Dengan pola ini, setiap materi mempunyai tujuan yang jelas. Pembelajaran juga menjadi lebih terarah karena guru tidak sekadar mengejar penyelesaian materi.
Setelah menganalisis CP, guru bisa memetakan Tujuan Pembelajaran (TP). Guru perlu membuat tujuan secara logis dan berurutan. Tujuan awal bisa menjadi dasar bagi tujuan berikutnya. Misalnya, murid mengenal kosakata terlebih dahulu. Kemudian, murid menggunakan kosakata tersebut dalam ungkapan sederhana.
Pemetaan TP dalam Prota Bahasa Arab kelas 3 fase B kurikulum merdeka juga membantu guru menentukan tingkat kesulitan pembelajaran. Guru bisa memulai dari kemampuan mengenali dan memahami. Selanjutnya, murid mudah berlatih menirukan, menggunakan, membaca, dan menulis. Urutan tersebut membuat perkembangan kemampuan murid lebih mudah dipantau. Selain itu, guru mudah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan tingkat perkembangan murid.
Berikutnya, guru menentukan materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Materi Bahasa Arab kelas 3 MI sebaiknya menggunakan tema yang dekat dengan kehidupan murid. Guru bisa memilih kosakata dan ungkapan sederhana sesuai konteks tersebut. Pemilihan materi yang sesuai membuat murid lebih mudah memahami makna kata.
Guru juga perlu memperhatikan kesinambungan materi. Materi baru sebaiknya berkaitan dengan materi yang telah murid pelajari. Dengan demikian, murid mudah mengembangkan kemampuan secara bertahap. Guru bisa mengulang kosakata lama ketika memperkenalkan kosakata baru. Strategi tersebut membantu memperkuat ingatan sekaligus memperluas kemampuan berbahasa.
Setelah menentukan materi, guru perlu membuat urutan dalam Prota Bahasa Arab kelas 3 fase B kurikulum merdeka. Guru sebaiknya menggunakan prinsip sederhana menuju kompleks. Materi yang mudah bisa muncul pada bagian awal pembelajaran. Kemudian, guru bisa meningkatkan tingkat kesulitan secara bertahap.
Misalnya, guru memperkenalkan kosakata anggota keluarga terlebih dahulu. Setelah itu, murid bisa mempelajari ungkapan tentang keluarga. Selanjutnya, murid bisa melakukan percakapan pendek menggunakan kosakata tersebut. Pola seperti ini membantu murid membangun kemampuan secara bertahap. Dengan demikian, pembelajaran tidak terasa terlalu berat.
Langkah berikutnya dalam membuat Prota Bahasa Arab kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka adalah menghitung minggu efektif dalam satu tahun pelajaran. Guru perlu memeriksa kalender pendidikan yang berlaku di Madrasah Ibtidaiyah. Tidak semua minggu dalam kalender bisa digunakan untuk pembelajaran. Beberapa waktu bisa digunakan untuk libur, asesmen, kegiatan di Madrasah Ibtidaiyah, atau agenda lainnya.
Setelah mengetahui jumlah minggu efektif, guru bisa menentukan pembagian waktu. Guru perlu menghindari pembagian waktu yang terlalu padat. Setiap materi membutuhkan waktu yang sesuai dengan tingkat kesulitannya. Materi yang memerlukan banyak praktik bisa memperoleh waktu lebih panjang. Sebaliknya, materi sederhana bisa memperoleh waktu lebih singkat.