Membuat Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut kelas 12 SMA/MA fase F kurikulum merdeka memerlukan perencanaan yang cermat. Guru tidak hanya sekadar membagi materi ke dalam dua semester, tetapi juga harus memastikan bahwa setiap tujuan pembelajaran didesain secara logis, bertahap, dan sesuai dengan waktu efektif yang tersedia.

Oleh karena itu, pembuatan Program Tahunan (Prota) perlu didasarkan pada Capaian Pembelajaran (CP), karakteristik murid, kalender pendidikan, serta kebutuhan penilaian. Jika semua komponen tersebut bisa dipadukan dengan baik, Prota kurikulum merdeka akan menjadi petunjuk pembelajaran yang efektif dan bukan sekadar dokumen administratif.
Langkah pertama dalam membuat Prota kurikulum merdeka adalah memahami Capaian Pembelajaran (CP) pada fase F secara menyeluruh. Guru perlu mengetahui kompetensi akhir yang harus dicapai oleh murid selama satu tahun ajaran.
Setelah memahami CP, guru bisa mendetailkannya menjadi tujuan pembelajaran yang lebih spesifik dan operasional. Sebagai contoh, murid diharapkan dapat menganalisis teks eksposisi, membandingkan argumen dalam teks diskusi, atau menyampaikan pendapat secara lisan dengan bahasa yang tepat. Melalui pemetaan yang jelas, Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut kelas 12 SMA/MA fase F akan mempunyai arah yang kuat dan mudah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran.
Materi pembelajaran perlu didesain berdasarkan tingkat kesulitan supaya murid bisa memahami konsep secara bertahap. Guru bisa memulai dengan materi yang lebih sederhana sebelum beralih ke materi yang lebih kompleks.
Sebagai contoh, pembelajaran bisa dimulai dengan penguatan pemahaman teks naratif, kemudian beralih ke teks eksposisi yang memerlukan kemampuan membuat argumen. Selanjutnya, murid bisa mempelajari teks diskusi yang mengharuskan mereka mempertimbangkan suatu isu dari berbagai sudut pandang. Urutan yang sistematis akan membantu murid membangun pemahaman secara berkelanjutan.
Kalender pendidikan merupakan acuan penting dalam menentukan alokasi waktu pembelajaran. Guru Bahasa Inggris kelas 12 SMA/MA perlu menghitung jumlah minggu efektif supaya seluruh materi bisa tersampaikan dengan baik.
Hal ini sangat krusial untuk kelas 12 karena sering kali ada kegiatan tambahan seperti asesmen sekolah, persiapan kelulusan, dan berbagai agenda akademik lainnya. Oleh karena itu, materi yang memerlukan waktu lebih panjang, seperti proyek presentasi atau penulisan teks kompleks, sebaiknya ditempatkan pada periode yang masih mempunyai cukup waktu belajar.
Pembelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut kelas 12 SMA/MA harus mencakup tidak hanya kemampuan membaca dan menyimak, tetapi juga keterampilan berbicara dan menulis.
Dalam Prota kurikulum merdeka, guru perlu memastikan adanya keseimbangan antara kegiatan reseptif dan produktif. Misalnya, setelah murid membaca teks eksposisi, mereka bisa mendiskusikan struktur argumen yang digunakan, dan kemudian menulis teks eksposisi mereka sendiri. Pendekatan seperti ini membuat pembelajaran lebih aktif dan bermakna.
Asesmen merupakan bagian penting dalam pembuatan Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut kelas 12 fase F. Guru perlu merencanakan asesmen formatif dan sumatif secara proporsional. Asesmen formatif bisa dilakukan selama kegiatan pembelajaran untuk memantau perkembangan murid, sementara asesmen sumatif bisa dilaksanakan pada akhir unit atau akhir semester untuk mengukur pencapaian kompetensi secara keseluruhan.
Dalam pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut kelas 12 SMA/MA, bentuk asesmen bisa bervariasi, seperti portofolio, presentasi, proyek menulis, debat, wawancara, maupun analisis teks. Variasi asesmen memberikan kesempatan yang lebih luas bagi murid untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Penting untuk menyediakan waktu bagi kegiatan remedial bagi murid yang membutuhkan bantuan tambahan, serta pengayaan bagi mereka yang telah mencapai atau melampaui target pembelajaran. Keduanya bisa meningkatkan pemahaman dan keterampilan murid secara menyeluruh.
Kemampuan murid dalam memahami Bahasa Inggris tentu bervariasi. Oleh karena itu, Prota kurikulum merdeka perlu menyediakan ruang untuk kegiatan remedial dan pengayaan.
Remedial bisa diberikan kepada murid yang masih mengalami kesulitan melalui latihan tambahan, bimbingan kelompok kecil, atau perbaikan tugas. Sebaliknya, murid yang telah mencapai target pembelajaran bisa mengikuti kegiatan pengayaan, seperti proyek kreatif, analisis teks yang lebih kompleks, atau presentasi mengenai isu-isu aktual.