Tantangan pertama dalam implementasi Prota Fikih kelas 11 MA fase F kurikulum merdeka adalah perbedaan kemampuan murid. Di dalam kelas, terdapat murid yang cepat paham dan ada pula yang lambat. Guru perlu menyesuaikan kecepatan mengajar dengan Program Tahunan yang bersifat fleksibel, sehingga memungkinkan adanya penyesuaian waktu. Jika diperlukan, guru mudah menambah jam remedial yang akan dicatat sebagai catatan khusus dokumen.
Tantangan kedua muncul dari kondisi darurat, seperti pandemi, yang memaksa dilakukannya pembelajaran jarak jauh. Meski demikian, Prota kelas 11 tetap berlaku dengan modifikasi metode pembelajaran, di mana guru mengubah pembelajaran tatap muka menjadi daring. Tantangan ketiga adalah ketersediaan sumber belajar. Guru dituntut untuk mencari referensi buku dan jurnal terbaru yang bisa mendukung materi kontemporer dalam rencana belajar.
Guru di Madrasah Aliyah berkolaborasi dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), yang berfungsi sebagai wadah untuk berbagi praktik baik. Dalam MGMP, para guru menyamakan persepsi tentang Prota Fikih kelas 11 fase F kurikulum merdeka dan secara kolektif membuatnya. Kerja sama tersebut meringankan beban masing-masing guru, sehingga yang dihasilkan menjadi lebih komprehensif dan seragam. Hasil kolaborasi tersebut juga membuat standar penilaian yang sama di antara para guru.
Selain itu, guru memanfaatkan aplikasi Excel untuk memudahkan perhitungan minggu dan jam. Penggunaan rumus otomatis dalam Excel mempermudah perhitungan total jam pembelajaran. Penerapan teknologi tersebut meningkatkan akurasinya, yang pada gilirannya menghindari kelebihan beban pada murid. Kelebihan beban bisa menurunkan motivasi belajar, sementara Prota kurikulum merdeka yang baik justru bisa memotivasi murid. Dengan Program Tahunan yang jelas, murid memahami target yang harus dicapai serta mengetahui jadwal ulangan dan proyek yang akan dilaksanakan. Transparansi tersebut membangun kepercayaan di antara murid, yang selanjutnya mendukung iklim kelas yang positif.
Prota Fikih kelas 11 MA fase F kurikulum merdeka adalah contoh yang baik dalam membangun transparansi tersebut. Transparansi merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan kurikulum. Guru juga mendokumentasikannya secara daring, yang memudahkan akses informasi kapan saja. Kepala Madrasah Aliyah bisa mengakses Prota kelas 11 untuk keperluan supervisi, sementara pengawas madrasah juga punya akses untuk melakukan pembinaan. Pembinaan yang berkelanjutan berpotensi meningkatkan kompetensi guru, yang berdampak langsung pada prestasi murid. Prestasi murid bisa dilihat dari nilai dan sikap mereka, dan Prota kurikulum merdeka memberikan kontribusi terhadap pencapaian prestasi tersebut.
Download Prota Fikih kelas 11 fase F kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Prota Fikih kelas 11 MA fase F kurikulum merdeka bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan juga investasi jangka panjang dalam pendidikan. Pembuatannya dilakukan dengan cermat dan penuh dedikasi oleh guru, dan dedikasi tersebut tercermin dalam setiap aspek Prota kelas 11. Mari kita segera praktikkan pembuatannya dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan. Jangan tunda lagi pekerjaan mulia ini. Selamat membuat Prota kurikulum merdeka untuk tahun ajaran baru! Semoga artikel ini memberikan manfaat besar untuk para guru di Madrasah Aliyah.