Di bawah ini adalah contoh Prota PJOK kelas 7 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka yang menunjukkan hubungan antara ATP, Materi, dan Alokasi Waktu.
Pelaksanaan Prota PJOK kelas 7 SMP/MTs fase D harus bersifat fleksibel. Guru dituntut untuk menjadi fasilitator yang peka terhadap situasi siswa.
Setiap siswa tidak mempunyai kemampuan fisik yang sama. Berikan ragam tugas. Contohnya, dalam permainan bola basket, bagi siswa yang masih kesulitan melakukan dribble, sediakan bola yang lebih besar dan minta mereka untuk dribble di tempat. Sedangkan untuk siswa yang sudah bisa, berikan tantangan untuk dribble sambil menjaga bola dari lawan.
Minta siswa untuk merancang program latihan kebugaran individu selama seminggu, kemudian presentasikan hasilnya. Atau, minta mereka membuat video singkat tentang teknik dasar suatu olahraga.
Asesmen tidak hanya didasarkan pada seberapa jauh lemparan atau seberapa cepat lari siswa. Nilai juga proses: bagaimana usaha siswa, bagaimana mereka membantu teman yang kesulitan, dan bagaimana mereka menunjukkan sikap pantang menyerah. Gunakan lembar observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman untuk menangkap aspek sikap ini secara lebih menyeluruh.
Download Prota PJOK kelas 7 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Membuat Prota PJOK kelas 7 SMP/MTs fase D dalam kurikulum merdeka adalah proses yang memerlukan pemikiran yang mendalam. Prota kelas 7 bukan sekadar tugas administratif, tetapi merupakan perwujudan visi guru untuk mendidik siswa yang tidak hanya terampil secara fisik, tetapi juga mempunyai kecerdasan, kesehatan, dan karakter yang baik.
Dengan petunjuk yang jelas dan berfokus pada siswa, setiap langkah dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) akan mempunyai tujuan dan arti, sehingga akhirnya bisa mencapai sasaran utama: membentuk generasi Indonesia yang menyadari pentingnya gaya hidup aktif dan sehat sepanjang hidup mereka.