Prota PJOK Kelas 7 SMP/MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), semangat pembelajaran ini tercermin melalui pendekatan yang fokus pada siswa, menekankan pada pengembangan kemampuan secara menyeluruh, serta membangun hubungan positif dengan aktivitas fisik sepanjang hidup. Di level praktis, semangat tersebut harus dijelaskan secara terstruktur dalam sebuah perencanaan, di sinilah Program Tahunan (Prota) memiliki peranan yang sangat penting, terutama untuk PJOK kelas 7 SMP/MTs yang berada dalam fase D.

Prota (Program Tahunan) PJOK Kelas 7 SMP/MTs

Prota kurikulum merdeka bukan hanya sekadar dokumen administratif yang memenuhi persyaratan administrasi sekolah. Ia lebih dari itu, merupakan peta strategis yang memandu seluruh aktivitas pembelajaran selama satu tahun pembelajaran. Bagi guru, Prota PJOK kelas 7 SMP/MTs fase D berfungsi sebagai panduan yang memastikan bahwa setiap pertemuan, aktivitas, dan penilaian yang dilakukan selaras dalam rencana besar demi mencapai capaian pembelajaran (CP) yang telah ditentukan.

Memahami Dasar: Fase D dan Capaian Pembelajaran PJOK Kelas 7

Sebelum membuat Program Tahunan (Prota), penting untuk memahami landasan dasarnya. Kelas 7 SMP/MTs berada dalam Fase D. Capaian Pembelajaran (CP) untuk PJOK fase D dibuat supaya siswa mempunyai kemampuan yang lebih kompleks dibandingkan fase sebelumnya.

Secara umum, CP PJOK kelas 7 fase D menekankan pada:

  1. Kompetensi Gerak: Siswa tidak hanya bisa melakukan gerakan dasar, tetapi juga mulai menggabungkan dan memvariasikan gerakan tersebut dalam bentuk permainan dan olahraga yang lebih terorganisir. Mereka diharapkan mampu menganalisis dan memperbaiki kesalahan gerak dengan cara yang sederhana.
  2. Partisipasi Aktif: Mengembangkan kebiasaan berolahraga secara aktif dan memahami keuntungan bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial.
  3. Pengetahuan Konsep: Memahami prinsip-prinsip dasar tentang latihan, cara mencegah cedera, dan perilaku hidup sehat yang relevan dengan masa remaja.
  4. Nilai-nilai: Menginternalisasi nilai-nilai seperti kerjasama, fair play, tanggung jawab, disiplin, dan ketahanan melalui aktivitas jasmani.

Dengan memahami landasan tersebut, guru bisa membuat Prota PJOK kelas 7 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka yang tidak hanya terfokus pada “apa yang akan diajarkan” (materi), tetapi lebih kepada “kemampuan apa yang akan dimiliki siswa di akhir fase” (kompetensi).

Komponen-Komponen Penting dalam Prota PJOK Kelas 7 Fase D

Sebuah Prota PJOK kelas 7 SMP/MTs fase D yang lengkap dan dapat dilaksanakan setidaknya harus mencakup komponen-komponen berikut:

1. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP ini menjadi inti dari Prota kurikulum merdeka. ATP adalah rincian dari CP menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang lebih spesifik, terukur, dan tersusun secara berurutan. Setiap CP dipecah menjadi beberapa ATP yang mesti dicapai dalam jangka waktu tertentu (misalnya per bulan atau per semester).

2. Materi Pembelajaran PJOK Kelas 7

Materi adalah konten atau “isi” yang digunakan untuk mencapai ATP. Dalam Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), materi tersebut sangat bervariasi, mulai dari permainan dan olahraga (bola besar, bola kecil, atletik), senam, kegiatan kebugaran jasmani, hingga pendidikan kesehatan.

3. Alokasi Waktu

Komponen tersebut sangat praktis. Guru perlu menghitung jumlah minggu efektif dalam satu tahun pelajaran dan membagi alokasi waktu untuk setiap materi atau unit pembelajaran. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) biasanya memiliki porsi 3 jam pelajaran dalam seminggu, sehingga perhitungannya harus dilakukan dengan cermat.

4. Strategi dan Pendekatan Pembelajaran

Bagian ini menjelaskan “bagaimana” materi akan disampaikan. Dalam kurikulum merdeka, pendekatan yang dianjurkan adalah diferensiasi, berbasis proyek (PJBL), dan kontekstual. Misalnya, saat belajar permainan bola voli, bukan langsung pada teknik passing yang kaku, tetapi melalui modifikasi permainan (permainan sederhana) yang menghadirkan masalah gerak, kemudian solusinya diajarkan oleh guru.

5. Asesmen (Penilaian)

Dalam kurikulum merdeka, asesmen bersifat menyeluruh. Guru PJOK kelas 7 harus merancang berbagai metode penilaian, tidak hanya penilaian keterampilan fisik (psikomotor), tetapi juga penilaian pengetahuan (kognitif) melalui kuis atau lembar kerja, serta penilaian sikap (afektif) dengan mengamati perilaku kerjasama dan sportivitas selama kegiatan. Asesmen diagnostik di awal dan asesmen formatif selama aktivitas belajar merupakan hal yang penting untuk mendukung pengajaran.

Pages: 1 2
You might also like
Prota Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Akidah Akhlak Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Akidah Akhlak Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Akidah Akhlak Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Akidah Akhlak Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 6 Fase C Kurikulum Merdeka

Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11 Fase F

Prota Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11 Fase F