Salah satu alat yang krusial dalam evaluasi adalah KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran), yang membantu pendidik menilai pencapaian para murid. Tujuan pembelajaran dibuat berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP), yang berfungsi sebagai pedoman dalam kurikulum. Fase E ditujukan untuk murid kelas 10 yang harus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

Pembelajaran tersebut tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pada pemahaman makna. KKTP SKI kelas 10 Madrasah Aliyah (MA) fase E kurikulum merdeka harus dirumuskan dengan baik, memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
KKTP kurikulum merdeka berfungsi sebagai ukuran untuk menilai pencapaian dari tujuan pembelajaran, yang dibuat berdasarkan indikator kompetensi yang berasal dari tujuan yang lebih luas. Ia memberikan gambaran mengenai kompetensi yang perlu dikuasai oleh murid dengan pendekatan penilaian yang autentik. Penilaiannya dilakukan secara menyeluruh dan dalam konteks yang relevan, baik melalui asesmen formatif selama aktivitas belajar maupun asesmen sumatif di akhir periode. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) menjadi acuan untuk kedua jenis asesmen tersebut dan membantu murid melakukan refleksi diri untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, yang pada gilirannya memotivasi mereka untuk belajar lebih giat.
KKTP kurikulum merdeka juga mengarahkan murid untuk belajar secara mandiri. Kurikulum ini bertujuan untuk membentuk dimensi profil lulusan dengan enam dimensi: keimanan, akhlak, kewargaan, kolaborasi, kreativitas, dan penalaran kritis. Pembelajaran SKI kelas 10 Madrasah Aliyah sangat penting untuk memperkuat dimensi tersebut, menanamkan nilai-nilai agama dan budaya serta sikap toleransi. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) perlu dibuat secara holistik dan terintegrasi, meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
Pembuatan KKTP SKI kelas 10 MA fase E kurikulum merdeka membutuhkan pemahaman mengenai komponen-komponen yang ada. Komponen pertama adalah tujuan pembelajaran yang jelas dan bisa diukur, yang didasarkan pada CP SKI kelas 10 fase E yang meliputi perkembangan peradaban Islam dari era klasik, menengah, hingga modern. Murid mempelajari perkembangan budaya Islam dan figur-figur penting yang ada. Dari tujuan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi dibuat lebih spesifik dan praktis, sebagai dasar untuk membuat butir-butir penilaian.
Komponen kedua adalah rentang nilai yang menunjukkan tingkat penguasaan kompetensi murid, dibagi menjadi kategori seperti belum mencapai, mencapai, dan sudah mencapai, di mana setiap kategori mempunyai deskripsi perilaku yang rinci. Ketiga adalah kriteria untuk masing-masing kategori yang menjelaskan bukti pencapaian, baik berupa hasil tes atau portofolio. Keempat adalah rubrik penilaian yang detail, berfungsi untuk menjaga konsistensi dan objektivitas dalam penilaian.
Komponen kelima adalah strategi dalam mengumpulkan bukti penilaian, yang mencakup teknik dan alat penilaian yang seharusnya sesuai dengan karakteristik kompetensi. Penilaian harus bersifat holistik dan adil, memberikan kesempatan yang sama untuk semua murid serta memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif.