Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sering terperangkap dalam pola pikir konvensional, yang terdiri dari pemanasan, latihan keterampilan berulang, dan permainan yang tidak mempunyai kedalaman makna.

Kurikulum merdeka hadir untuk membebaskan kegiatan belajar dari keterbatasan tersebut, dengan menekankan pada pengembangan keterampilan dan karakter. Dalam hal ini, pendekatan Deep Learning yang menggabungkan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning menjadi penting untuk mengubah PJOK kelas 9 SMP/MTs fase D menjadi pengalaman yang bermakna dan bisa mengubah kehidupan.
Sebelum membuat modul modul ajar deep learning PJOK kelas 9 kurikulum merdeka, penting untuk memahami makna dari tiga pilar tersebut.
Mindful Learning dalam modul ajar deep learning PJOK kelas 9 SMP/MTs fase D berfokus pada kesadaran penuh saat beraktivitas. Ini adalah praktik untuk memberikan perhatian pada setiap sensasi tubuh, napas, dan perasaan yang muncul saat berolahraga. Sebagai contoh, daripada hanya melakukan peregangan, guru mengajak siswa untuk menyadari setiap tarikan otot, merasakan aliran napas, dan mengamati respons tubuh mereka. Pendekatan tersebut mengajarkan siswa untuk mendengarkan sinyal tubuh mereka, yang bisa membantu mencegah cedera, mengatasi rasa cemas (seperti sebelum berlari jarak jauh atau ujian praktis), dan meningkatkan konsentrasi. Dalam konteks permainan, pendekatan ini membolehkan siswa untuk mengevaluasi situasi dengan lebih jelas, membuat keputusan yang lebih baik, dan mengelola emosi baik saat menang maupun kalah.
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) menjadi lebih bermakna saat siswa menyadari hubungan langsung antara pembelajaran di lapangan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Pertanyaan seperti “Mengapa saya perlu belajar melempar bola basket?” terjawab saat siswa membahas bagaimana kerja sama dan komunikasi dalam tim berkaitan erat dengan proyek kelompok di kelas lain. Pertanyaan “Mengapa kita belajar tentang kebugaran jantung dan paru?” semakin bermakna saat siswa mengaitkannya dengan kemampuan mereka untuk mendaki gunung bersama keluarga atau bersepeda jarak jauh tanpa merasa lelah berlebihan. Meaningful Learning menghubungkan keterampilan motorik, pengetahuan tentang kesehatan, dan konteks sosial, budaya, serta karier di masa depan.
Joyful Learning bukan sekadar bermain. Kebahagiaan sejati dalam PJOK kelas 9 SMP/MTs fase D berasal dari rasa pencapaian saat menguasai keterampilan yang menantang, kebanggaan saat menjadi bagian dari tim, dan kepuasan fisik setelah berolahraga (seperti pelepasan endorfin). Modul ajar deep learning kurikulum merdeka harus dibuat untuk menciptakan lingkungan belajar supaya semua siswa, tanpa memandang kemampuan mereka, bisa merasakan kebahagiaan ini. Ini bisa berarti memberikan pilihan kegiatan, menciptakan tantangan yang sesuai dengan level individu, dan menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung, bukan kompetitif yang penuh tekanan.
Berikut adalah pedoman untuk merancang modul ajar deep learning PJOK kelas 9 kurikulum merdeka.
Berikut adalah contoh alur kegiatan dalam modul ajar deep learning PJOK kelas 9 SMP/MTs fase D: