Perubahan yang signifikan dalam kurikulum merdeka terlihat pada sistem penilaian atau evaluasi. Berbeda dari kurikulum sebelumnya yang menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan angka absolut, kurikulum merdeka sekarang menggunakan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Perubahan tersebut tidak hanya mengganti istilah, tetapi juga mengubah filosofi dari fokus pada ketuntasan minimal menjadi penekanan pada pencapaian kompetensi dan perkembangan holistik murid.

Bagi para guru yang mengajarkan Bahasa Arab kelas 4 fase B di Madrasah Ibtidaiyah (MI), penting untuk memahami serta membuat KKTP kurikulum merdeka dengan baik.
Sebelum membuat KKTP Bahasa Arab kelas 4 fase B kurikulum merdeka, guru harus memahami elemen-elemen penting yang ada. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang baik umumnya mencakup:
Ini adalah pernyataan kompetensi yang diharapkan bisa dicapai murid dalam satu atau lebih pertemuan. TP berasal dari alur tujuan pembelajaran yang telah dibuat dari Capaian Pembelajaran (CP). Sebagai contoh, TP Bahasa Arab kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah adalah: “Murid dapat memperkenalkan diri (perkenalan) dengan kalimat sederhana dan pelafalan yang tepat.”
Indikator tersebut merupakan tanda yang bisa diukur dan dilihat untuk mengetahui apakah TP telah tercapai. Ia harus jelas, bisa diterapkan, dan mudah diperhatikan. Dari contoh TP di atas, indikator bisa mencakup:
Ini merupakan inti dari KKTP Bahasa Arab kelas 4 MI. Kriteria menjelaskan tingkat prestasi murid untuk setiap indikator. Biasanya, kriteria dibuat dalam kategori tertentu, seperti:
Menggunakan deskripsi seperti di atas lebih disarankan karena memberikan gambaran kualitatif tentang perkembangan murid alih-alih hanya angka.
Apa saja langkah yang harus dilakukan guru dalam membuat KKTP Bahasa Arab kelas 4 fase B kurikulum merdeka? Berikut adalah langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan:
Langkah pertama adalah memahami CP untuk Fase B (kelas 3 dan 4) dalam mata pelajaran Bahasa Arab kelas 4 MI. CP adalah kompetensi yang seharusnya dicapai di akhir fase. Untuk fase B dalam Bahasa Arab, biasanya fokusnya adalah pada pengenalan kosakata dasar (mufrodat) yang berhubungan dengan tema-tema sederhana seperti perkenalan, keluarga, sekolah, hobi, serta kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara sederhana.
Rumuskan CP menjadi beberapa TP yang lebih spesifik dan praktis untuk kelas 4. Sebagai contoh, dari CP “Memahami kosakata dasar tentang keluarga”, kita bisa menetapkan TP seperti:
Setiap Tujuan Pembelajaran kemudian dirinci menjadi beberapa indikator. Contohnya, untuk TP 4 yang berbicara tentang “memperkenalkan anggota keluarga”, indikator yang bisa digunakan adalah:
Buatlah rubrik penilaian yang menggambarkan tiap tingkatan pencapaian untuk masing-masing indikator. Rubrik tersebut akan berfungsi sebagai petunjuk untuk guru saat melakukan asesmen.
Walaupun lebih berfokus pada deskripsi, guru juga bisa mengubah rubrik di atas menjadi nilai numerik untuk kebutuhan pelaporan. Contohnya, jika sebuah penilaian terdiri dari 4 indikator, dan masing-masing indikator mempunyai skor tertinggi 4 (SB), maka total maksimal adalah 16. Guru bisa menetapkan interval sebagai berikut: