Langkah pertama dalam membuat Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) adalah menentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Guru perlu merujuk pada Capaian Pembelajaran (CP) Bahasa Arab kelas 9 MTs fase D dan Alur Tujuan Pembelajaran yang telah dibuat sebelumnya. Tujuan pembelajaran harus dirumuskan secara jelas, spesifik, dan harus mencerminkan kompetensi yang diharapkan setelah murid mengikuti kegiatan pembelajaran.
Dalam mata pelajaran Bahasa Arab kelas 9 Madrasah Tsanawiyah, tujuan pembelajaran bisa meliputi kemampuan memahami teks sederhana, menggunakan kosakata sesuai tema, membuat kalimat yang benar, melakukan percakapan sederhana, serta menulis paragraf pendek dengan kaidah bahasa yang tepat. Rumusan tujuan yang jelas ini akan memudahkan guru dalam menentukan indikator keberhasilan serta memilih strategi pembelajaran yang sesuai. Selain itu, tujuan pembelajaran yang terarah juga akan membantu murid memahami target yang harus dicapai, sehingga kegiatan belajar menjadi lebih fokus dan bermakna.
Setelah tujuan pembelajaran ditetapkan, langkah selanjutnya adalah menentukan kriteria ketercapaian untuk setiap tujuan tersebut. Kriteria tersebut berfungsi sebagai tolok ukur yang menunjukkan apakah murid telah mencapai kompetensi yang diharapkan. Guru Bahasa Arab kelas 9 MTs bisa membuat kriteria berdasarkan indikator performa, tingkat penguasaan materi, atau deskripsi kemampuan yang mudah diamati selama kegiatan pembelajaran.
Sebagai contoh, untuk tujuan pembelajaran yang menuntut murid mampu melakukan percakapan sederhana dalam Bahasa Arab. Kriteria ketercapaiannya bisa memuat ketepatan pengucapan, kelancaran berbicara, penggunaan kosakata yang sesuai, serta kemampuan merespons lawan bicara dengan tepat. Pembuatan kriteria yang rinci akan memudahkan guru dalam melakukan penilaian secara konsisten dan mengurangi unsur subjektivitas. Selain itu, murid juga mudah mengetahui aspek-aspek yang perlu dikuasai untuk mencapai tujuan pembelajaran secara maksimal.
Langkah terakhir adalah menyesuaikan bentuk asesmen dengan tujuan pembelajaran dan KKTP Bahasa Arab kelas 9 fase D kurikulum merdeka yang telah dibuat. Asesmen harus mampu memberikan bukti nyata mengenai tingkat ketercapaian kompetensi murid. Oleh karena itu, guru perlu memilih teknik penilaian yang sesuai dengan karakteristik materi dan keterampilan yang diukur.
Dalam pembelajaran Bahasa Arab kelas 9 Madrasah Tsanawiyah, asesmen tidak hanya berupa tes tertulis. Selain itu, juga bisa berbentuk praktik percakapan (muhadatsah), membaca teks (qira’ah), menyimak (istima’), presentasi, proyek (kokurikuler), portofolio, maupun unjuk kerja. Variasi asesmen tersebut membolehkan guru untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kemampuan murid.
Setelah hasil asesmen diperoleh, guru bisa membandingkannya dengan KKTP kurikulum merdeka untuk menentukan tindak lanjut yang tepat. Misalnya, memberikan penguatan, remedial, atau pengayaan. Dengan demikian, proses penilaian tidak hanya berfungsi untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga menjadi dasar dalam mendesain pembelajaran berikutnya. Akhirnya, pembelajaran semakin efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan setiap murid.
Download KKTP Bahasa Arab kelas 9 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
KKTP Bahasa Arab kelas 9 fase D dalam kurikulum merdeka merupakan salah satu komponen penting dalam mewujudkan pembelajaran yang terarah. Dengan mengacu pada CP, guru mudah membuat kriteria yang jelas, terukur, dan sesuai dengan karakteristik murid serta kondisi satuan pendidikan. Pendekatan tersebut membuat proses asesmen lebih bermakna karena menilai penguasaan kompetensi secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Jika dibuat dengan baik, KKTP kurikulum merdeka akan mendukung terciptanya kegiatan pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah yang efektif. Guru pun bisa lebih mudah memantau perkembangan kompetensi murid serta membuat pengalaman belajar yang bermakna dan berkelanjutan.