Penilaian yang nyata lebih menekankan pada pengamatan langsung perilaku siswa. Guru tidak hanya menilai melalui tes tertulis, tetapi juga:
Dengan penilaian ini, guru bisa mengetahui sejauh mana siswa telah menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Guru berperan sebagai panutan bagi siswa. Sikap guru sehari-hari akan sangat berpengaruh pada cara anak meniru dan berperilaku. Contoh:
Keteladanan ini menjadi strategi yang paling efektif untuk mencapai KKTP kelas 2 SD/MI karena siswa lebih percaya pada apa yang mereka lihat daripada hanya mendengar.
Nilai Pancasila harus diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah. Guru bisa berkolaborasi dengan orang tua melalui:
Dengan adanya kerja sama antara guru dan orang tua, tujuan pembelajaran akan lebih mudah dicapai.
Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, guru bisa memastikan bahwa KKTP Pendidikan Pancasila kelas 2 SD/MI bukan sekadar dokumen administratif, melainkan benar-benar menjadi pedoman praktis dalam membentuk karakter siswa sejak usia dini.
Download KKTP Pendidikan Pancasila kelas 2 fase A kurikulum merdeka selengkapnya disini
KKTP Pendidikan Pancasila kelas 2 SD/MI fase A kurikulum merdeka berfungsi sebagai alat yang krusial untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami konsep-konsep, tetapi juga menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan pembelajaran yang melibatkan aktifitas, lingkungan yang mendukung, serta penilaian yang terus-menerus, KKTP kurikulum merdeka bisa berkontribusi pada perkembangan siswa menjadi individu yang mempunyai karakter sesuai dengan aspirasi bangsa.