Kurikulum merdeka menekankan pentingnya proyek (kokurikuler) penguatan dimensi profil lulusan. Proyek tidak termasuk dalam pelajaran reguler. aktivitas proyek yang melibatkan berbagai disiplin. Pelajaran Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs harus memfasilitasi waktu untuk proyek (kokurikuler). Alokasi waktu untuk proyek berkisar 20-30% dari total jam pengajaran.
Integrasi tersebut bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, menjadikan tema proyek sebagai dasar proyek seni. Contohnya, tema “Kearifan Lokal”. Murid bisa membuat karya seni menggunakan bahan daur ulang. Karya ini melambangkan budaya daerah mereka. Kedua, melakukan kolaborasi dengan guru dari mata pelajaran lain. Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs bisa bekerja sama dengan IPS atau Bahasa Indonesia.
Ketiga, menggunakan proyek untuk meningkatkan apresiasi seni. Murid bisa mengunjungi galeri atau tempat seni. Mereka juga akan mewawancarai seniman setempat. Kegiatan tersebut dimasukkan ke dalam rencana semester. Promes Seni Rupa kelas 7 fase D kurikulum merdeka mencantumkan minggu tertentu untuk proyek. Dengan demikian, pelaksanaan proyek tidak mengganggu jadwal utama.
Promes Seni Rupa kelas 7 fase D kurikulum merdeka bukanlah dokumen yang kaku. Dokumen tersebut bersifat dinamis dan fleksibel. Guru perlu melaksanakan evaluasi secara teratur. Evaluasi dilakukan di tengah semester. Guru mengevaluasi apakah tujuan pembelajaran tercapai sesuai waktu yang ditetapkan. Jika terdapat kendala, guru bisa melakukan revisi. Revisi tersebut dapat berupa pengurangan atau penambahan waktu.
Refleksi juga melibatkan murid. Guru menanyakan kesulitan yang mereka alami. Masukan dari murid sangat penting. Umpan balik ini akan menjadi dasar untuk perbaikan. Promes kurikulum merdeka kemudian disesuaikan dengan situasi nyata di kelas. Penyesuaian ini merupakan bentuk asesmen formatif.
Di akhir semester, guru mengadakan evaluasi secara keseluruhan. Evaluasi mencakup pencapaian semua tujuan pembelajaran. Guru juga menilai keefektifan urutan pembelajaran. Hasil evaluasi ini berfungsi sebagai bekal untuk semester mendatang. Siklus perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi terus berjalan. Promes kelas 7 SMP/MTs menjadi dokumen yang hidup dan senantiasa berkembang.
Download Promes Seni Rupa kelas 7 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Program semester merupakan fondasi yang sangat penting. Fondasi tersebut mendukung seluruh aktivitas pembelajaran. Promes Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka bukan hanya sekadar dokumen administratif. Dokumen ini merupakan komitmen pedagogis. Komitmen untuk membimbing murid dalam eksplorasi, menghargai proses penciptaan, dan mengembangkan jiwa kreatif.
Pembuatan Promes kelas 7 SMP/MTs memerlukan pemahaman yang mendalam. Pemahaman mengenai CP, TP, ATP, karakteristik murid fase D, dan mengenai konteks lingkungan sekolah. Semua aspek tersebut disatukan dalam satu kesatuan.
Dengan Promes kurikulum merdeka yang baik, pembelajaran akan menjadi lebih terarah. Guru tidak akan kehilangan fokus di tengah semester. Murid akan mendapatkan pengalaman belajar yang terstruktur. Setiap pertemuan mempunyai tujuan yang jelas. Pada akhirnya, tujuan utama kurikulum merdeka bisa tercapai. Tujuan tersebut adalah mewujudkan dimensi profil lulusan. Murid yang kreatif, mandiri, dan mempunyai semangat kolaborasi.