Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Membuat Distribusi Semester

Setelah alokasi waktu ditetapkan, guru harus mengalokasikan materi untuk semester ganjil dan genap. Semester ganjil bisa digunakan untuk memperkuat dasar-dasar baca tulis Al-Qur’an. Semester genap bisa difokuskan pada penguatan surah pendek, pembelajaran hadis sederhana, dan pembiasaan nilai-nilai.

Namun, pembagian materi tersebut harus tetap mengacu pada kalender pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah. Jika pada semester tertentu banyak kegiatan, guru perlu menyesuaikan jumlah materi yang diajarkan. Dengan cara ini, Prota kelas 2 akan menjadi lebih realistis dan lebih mudah untuk direalisasikan.

Mengintegrasikan Penilaian

Guru juga perlu mengintegrasikan penilaian ke dalam Prota kurikulum merdeka. Penilaian tidak perlu ditulis dengan terlalu rinci. Namun, guru harus mencantumkan jenis penilaian yang tepat. Contohnya, penilaian praktik membaca, tulisan, hafalan, tanya jawab, serta observasi sikap. Untuk kelas 2, penilaian lisan dan praktik sangat krusial. Guru bisa mendengarkan bacaan murid secara bergiliran. Guru juga bisa memeriksa kemampuan murid dalam menulis huruf hijaiyah. Melalui penilaian bertahap, akan diketahui perkembangan masing-masing murid.

Menambahkan Penguatan Karakter

Selain penilaian, penting bagi guru untuk menyisipkan penguatan karakter dalam pembelajaran. Kegiatan pembelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menghafal. Selanjutnya, proses ini juga menanamkan kebiasaan baik. Guru bisa menanamkan sikap religius, disiplin, sopan, bertanggung jawab, dan kepedulian. Misalnya, murid membaca basmalah sebelum memulai pelajaran. Mereka juga diharapkan menjaga etika saat mendengarkan bacaan teman-temannya. Selain itu, murid diajarkan untuk menjaga kebersihan mushaf dan lingkungan kelas. Kebiasaan kecil ini akan membentuk karakter murid secara perlahan.

Meninjau Kembali Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2

Tahap akhir adalah mengevaluasi kembali Prota Al-Qur’an Hadis kelas 2 fase A kurikulum merdeka yang telah dibuat. Guru perlu memastikan adanya keterkaitan antara capaian pembelajaran, tujuan, materi, alokasi waktu, dan penilaian. Jika terdapat aspek yang belum sesuai, guru mudah melakukan perbaikan.

Guru juga bisa berdiskusi dengan rekan sejawat atau kepala Madrasah Ibtidaiyah. Diskusi semacam ini bermanfaat untuk menemukan kekurangan dalam rancangan Program Tahunan. Dengan melalui evaluasi kembali, Prota kurikulum merdeka menjadi lebih matang, realistis, dan siap diterapkan dalam pembelajaran.

Download Prota Al-Qur’an Hadis kelas 2 fase A kurikulum merdeka selengkapnya klik disini

Kesimpulan

Secara garis besar, pembuatan Prota Al-Qur’an Hadis kelas 2 MI fase A kurikulum merdeka harus dimulai dengan pemahaman mengenai capaian pembelajaran yang diharapkan. Selanjutnya, guru menghitung waktu, membuat peta materi, merumuskan tujuan, membuat penilaian, dan meninjau kembali dokumen yang ada. Jika seluruh langkah tersebut dilakukan secara berurutan, Prota kurikulum merdeka akan menjadi petunjuk yang efektif. Guru bisa memanfaatkannya untuk mengelola pembelajaran dengan lebih tenang. Murid pun bisa belajar mengenai Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah secara bertahap, menyenangkan, dan penuh makna.

You might also like
Prota Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Seni Musik Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Seni Musik Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota SKI Kelas 4 MI Fase B Kurikulum Merdeka

Prota SKI Kelas 4 MI Fase B Kurikulum Merdeka

ATP Akidah Akhlak Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

ATP Akidah Akhlak Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 10 MA Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 10 MA Fase E Kurikulum Merdeka