Meski mempunyai peranan penting, pembuatan Prota kelas 9 bukanlah tugas yang mudah. Tantangan pertama yang dihadapi adalah waktu efektif yang terbatas. Banyaknya hari libur nasional dan sekolah menjadi faktor penghambat. Tantangan selanjutnya adalah variasi dalam kemampuan murid. Seorang guru perlu menyediakan waktu untuk remidial. Tantangan ketiga adalah adanya perubahan kebijakan yang tiba-tiba. Pemerintah kadang-kadang melakukan revisi terhadap capaian pembelajaran (CP). Tantangan keempat adalah kebutuhan untuk mengintegrasikan dengan proyek profil. Proyek ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Guru harus cerdas dalam menghadapi semua kendala ini.
Ada beberapa cara untuk mengatasi tantangan tersebut. Pertama, guru sebaiknya menyediakan waktu cadangan di akhir semester. Cadangan tersebut ditujukan untuk mengejar materi yang tertinggal. Kedua, guru bisa menggunakan metode pembelajaran yang tuntas (mastery learning). Metode ini memastikan semua murid benar-benar paham dengan materi yang diajarkan. Ketiga, guru bisa berkolaborasi dengan guru Fikih di Madrasah Tsanawiyah lainnya. Kerja sama tersebut bisa menghasilkan Prota kelas 9 yang lebih baik. Keempat, guru harus memanfaatkan teknologi demi efisiensi. Google Classroom atau LMS bisa membantu dalam mengatur waktu. Kelima, guru perlu terus memantau pelaksanaannya setiap bulannya.
Setelah Prota Fikih kelas 9 MTs fase D kurikulum merdeka selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah implementasi oleh guru. Guru memulai dengan menjelaskannya kepada muridnya. Murid harus tahu apa yang harus dicapai dalam pembelajaran selama setahun. Selanjutnya, guru mengikuti alokasi waktu yang telah ditentukan. Pengajaran tidak boleh dilakukan terlalu cepat atau lambat. Di akhir bulan, guru harus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya. Jika terdapat penyimpangan, guru harus segera melakukan koreksi. Selain itu, guru juga perlu mencatat segala kendala yang muncul selama pelaksanaan. Catatan-catatan tersebut akan bermanfaat untuk memperbaiki Prota kelas 9 di tahun mendatang.
Program Tahunan bukanlah dokumen yang statis. Guru perlu melakukan evaluasi di akhir setiap semester. Evaluasi tersebut untuk meninjau kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan. Jika banyak materi yang tidak terlaksana, berarti harus direvisi. Perubahan bisa berupa pengurangan waktu untuk materi tertentu. Atau mungkin juga dengan menggabungkan beberapa tujuan pembelajaran. Revisi juga harus mempertimbangkan hasil belajar murid. Prota kurikulum merdeka yang baik harus mengalami perbaikan secara terus-menerus. Guru mencatat setiap perubahan yang dilakukan. Dokumen tersebut kemudian menjadi arsip penting untuk tahun berikutnya.
Download Prota Fikih kelas 9 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Prota Fikih kelas 9 MTs fase D kurikulum merdeka mempunyai peranan yang sangat signifikan. Dokumen ini berfungsi sebagai petunjuk dalam pembelajaran selama satu tahun. Tanpa adanya dokumen tersebut, guru seperti berjalan tanpa arah yang jelas. Ia membantu guru dalam mengatur waktu dengan bijak. Selain itu, Program Tahunan juga melindungi hak murid untuk mendapatkan materi yang lengkap. Guru harus membuatnya dengan penuh tanggung jawab. Perhatikan semua komponen dan prinsip dalam pembuatannya. Terapkan secara konsisten di kelas. Lakukan evaluasi dan revisi secara rutin untuk perbaikan. Dengan Prota kurikulum merdeka yang matang, pembelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyah akan berlangsung dengan maksimal.