Program Tahunan (Prota) adalah dokumen yang merinci perencanaan strategis untuk satu tahun ajaran. Prota kurikulum merdeka, tidak hanya fokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21. Pembelajaran Matematika kelas 4 SD/MI fase B memiliki ciri khas tertentu, yakni menggabungkan kemampuan numerasi dengan penyelesaian masalah dalam konteks yang relevan, sehingga Prota kurikulum merdeka menjadi alat utama dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Kurikulum merdeka berlandaskan pada visi siswa sebagai agen perubahan yang kompetitif secara global, berintegritas, dan memiliki semangat gotong royong. Misinya mencakup penguatan karakter, pengembangan kompetensi, serta memberikan kebebasan dalam belajar bagi guru dan siswa.
Kurikulum merdeka menekankan pengembangan kompetensi secara menyeluruh melalui pendekatan yang berbeda dan proyek berbasis. Pada fase B (kelas 3–4), pembelajaran matematika berfokus pada:
Prota Matematika kelas 4 SD/MI fase B perlu dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti kemampuan berpikir kritis dan kreativitas, melalui kegiatan yang berarti.
Program Tahunan (Prota) adalah dokumen rencana yang dibuat oleh guru untuk mengarahkan pembelajaran selama satu tahun ajaran. Prota mencakup pemetaan capaian pembelajaran (CP), pembagian waktu, materi, dan strategi penilaian yang disesuaikan dengan tahap perkembangan peserta didik. Prota kurikulum merdeka berfungsi tidak hanya sebagai “peta” bagi guru, tetapi juga sebagai alat untuk memastikan pembelajaran berlangsung dengan fleksibel, sesuai konteks, dan mengikuti prinsip pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Penyusunan Prota Matematika kelas 4 SD/MI fase B sangat penting karena beberapa hal:
Struktur Prota Matematika kelas 4 SD/MI fase B harus disusun secara sistematis agar dapat menjamin pencapaian kompetensi, fleksibilitas dalam pembelajaran, serta kesesuaian dengan karakteristik siswa. Berikut adalah komponen dan prinsip penyusunannya:
CP menjadi dasar dari Prota kurikulum merdeka, merujuk pada kompetensi yang harus dikuasai siswa pada akhir fase B. Contoh:
CP dirincikan menjadi indikator untuk setiap materi agar membantu dalam merencanakan aktivitas belajar.
Materi Matematika kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka diorganisir berdasarkan tema atau unit pembelajaran yang saling berhubungan. Contoh tema:
Setiap unit disertai dengan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang berfokus pada siswa.
Pembagian waktu dalam Prota kelas 4 SD/MI fase B diatur sesuai dengan tingkat kesulitan materi dan jumlah minggu efektif. Contoh:
Projek P5 diciptakan untuk memperkuat nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila lewat pelajaran Matematika kelas 4 SD/MI fase B. Contoh projek P5 “Matematika di Pasar”: Siswa menghitung anggaran pembelanjaan, konversi satuan, dan berdiskusi tentang kejujuran dalam transaksi.