Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, berbagai alat pembelajaran berfungsi sebagai panduan untuk guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu perangkat ajar kurikulum merdeka yang sangat penting yang merupakan penjabaran implementasi dari program tahunan adalah Program Semester (Promes).

Bagi guru Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs fase D, membuat Promes kurikulum merdeka bukan sekadar tanggung jawab administratif. Lebih dari itu, Program Semester (Promes) adalah panduan yang akan memfasilitasi proses kreatif murid selama satu semester.
Program Semester atau yang umum disingkat Promes adalah rencana penentuan distribusi waktu dalam satu semester untuk mencapai setiap Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang sudah dibuat. Promes kurikulum merdeka merupakan turunan langsung dari Program Tahunan (Prota). Jika Prota memberikan gambaran umum pencapaian dalam setahun, maka Promes kurikulum merdeka merincinya menjadi sasaran yang lebih terperinci dan terukur per semester, bahkan dalam skala bulanan atau mingguan.
Promes kurikulum merdeka memegang peranan krusial, khususnya dalam mata pelajaran Seni Rupa kelas 8. Sifat praktik dan projektif dari seni rupa mengharuskan adanya pengaturan waktu yang teliti. Guru harus menilai secara cermat kapan waktu yang ideal untuk menyampaikan teori, kapan praktik menggambar, kapan berkarya dengan berbagai media, serta kapan melakukan refleksi dan pameran hasil karya. Promes-lah yang berfungsi untuk mengatur ritme tersebut.
Pembuatan Promes Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada dokumen pendukung yang menjadi dasar utamanya, yaitu:
CP merupakan kompetensi yang harus dicapai oleh murid di setiap fase. Untuk fase D (kelas 7-9), CP Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs dibuat secara menyeluruh. Guru perlu memperhatikan CP tersebut untuk memastikan bahwa pembelajaran di kelas 8 merupakan bagian dari pencapaian yang berlangsung selama tiga tahun tersebut.
TP adalah rincian dari CP dalam konteks yang lebih spesifik dan praktis. TP dibuat oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran. Contoh TP Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs: “Murid diharapkan dapat mengeksplorasi teknik cetak tinggi (cukil) dasar dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar.”
ATP adalah urutan dari tujuan pembelajaran yang direncanakan secara sistematis dan logis sesuai dengan tahapan pembelajaran dari awal hingga akhir fase. ATP kurikulum merdeka memberikan gambaran mengenai “aktivitas belajar yang akan dijalani” oleh murid. Dari ATP inilah kita bisa menentukan alokasi waktu ke dalam Promes kelas 8 SMP/MTs.
Sebuah Promes Seni Rupa kelas 8 fase D kurikulum merdeka yang baik umumnya mencakup komponen-komponen berikut:
Membuat Promes Seni Rupa kelas 8 fase D kurikulum merdeka tidak hanya kegiatan pembagian waktu secara matematis. Di bawah ini terdapat beberapa cara yang bisa diterapkan oleh guru Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs:
Langkah awal adalah menghitung jumlah minggu dalam satu semester. Misalnya, di semester ganjil terdapat 26 minggu. Setelah dikurangi 2 minggu untuk Asesmen Tengah Semester, 2 minggu untuk Asesmen Akhir Semester, serta 1 minggu untuk libur dan kegiatan mendadak, maka akan didapat sekitar 21 minggu efektif. Promes kelas 8 akan menggunakan 21 minggu ini untuk kegiatan pembelajaran Seni Rupa fase D.
Tidak semua Tujuan Pembelajaran memerlukan waktu yang sama. Tujuan Pembelajaran yang bersifat pengenalan konsep mungkin bisa diselesaikan dalam 1-2 pertemuan. Sementara itu, tujuan yang melibatkan praktik, terutama yang memerlukan teknik rumit atau bahan khusus, mungkin membutuhkan 3-4 pertemuan. Guru harus bijak dalam menentukan pemetaan ini. Contohnya:
Kurikulum merdeka mengutamakan pembelajaran yang berbasis proyek. Dalam pelajaran Seni Rupa kelas 8, hasil akhir dari suatu proses karya biasanya adalah pameran. Guru perlu menyediakan waktu tertentu dalam Promes kurikulum merdeka untuk mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pameran di kelas atau sekolah. Ini merupakan saat yang krusial untuk melatih jiwa kewirausahaan, kerjasama, dan keterampilan komunikasi siswa.
Keadaan setiap sekolah bervariasi. Ada yang mempunyai fasilitas lengkap, ada juga yang terbatas. Promes Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs harus dibuat dengan realistis. Jika di semester genap ada rencana untuk menggunakan teknik cetak saring, tetapi alat dan bahan baru tersedia di bulan Maret, sebaiknya jadwalkan kegiatan tersebut di Maret, bukan Februari.
Setelah Promes Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka tersusun, tantangan selanjutnya adalah pelaksanaannya. Guru perlu berperan sebagai manajer kelas yang baik. Beberapa tantangan yang mungkin muncul adalah:
Download Promes Seni Rupa kelas 8 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Promes Seni Rupa kelas 8 SMP/MTs fase D dalam kurikulum merdeka merupakan dokumen yang terus berkembang, mencerminkan komitmen guru dalam aktivitas pembelajaran. Fleksibilitas sangat diperlukan, supaya guru bisa menyesuaikan urutan atau waktu sesuai dengan kebutuhan belajar murid tanpa mengabaikan tujuan yang ingin dicapai. Promes kelas 8 yang baik akan membimbing murid melalui proses seni yang terstruktur, meliputi eksplorasi, eksperimen, penciptaan, refleksi, dan apresiasi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang terampil, peka terhadap keindahan, dan mampu mengekspresikan diri secara visual.