Membuat KKTP Seni Tari kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka membutuhkan perencanaan yang sistematis. Guru perlu memastikan setiap kriteria benar-benar menggambarkan kemampuan yang ingin murid capai.

Selain itu, guru perlu menggunakan bahasa yang jelas supaya kriteria mudah dipahami. Dengan demikian, KKTP kurikulum merdeka tidak hanya membantu guru menilai, tetapi juga membantu murid memahami target belajar.
Guru perlu memulai pembuatan KKTP Seni Tari kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka dari tujuan pembelajaran. Tujuan tersebut harus menjelaskan kompetensi yang perlu murid kuasai. Setelah itu, guru menentukan indikator yang bisa menunjukkan pencapaian tujuan tersebut. Misalnya, tujuan pembelajaran mengarahkan murid mengeksplorasi gerak berdasarkan tema tertentu. Maka, guru mudah menentukan indikator berupa kemampuan menghasilkan variasi gerak, mengembangkan pola gerak, dan menyesuaikan gerak dengan tema.
Guru perlu memilih kriteria yang mudah diamati dan diukur. Kriteria sebaiknya tidak menggunakan pernyataan yang terlalu umum. Pernyataan seperti “murid memahami seni tari” masih sulit digunakan dalam penilaian. Sebaliknya, guru bisa menulis kriteria seperti “murid mampu menjelaskan hubungan gerak dengan tema tari”. Kriteria tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bukti kemampuan murid.
Guru perlu menyesuaikan KKTP kurikulum merdeka dengan ciri khas pembelajaran Seni Tari kelas 10 SMA/MA. Seni Tari tidak hanya menekankan pengetahuan teoritis. Murid juga perlu mengembangkan keterampilan gerak, kreativitas, ekspresi, musikalitas, dan kemampuan bekerja sama. Oleh karena itu, guru sebaiknya menggunakan beberapa bentuk bukti asesmen, seperti praktik, proyek, observasi, portofolio, presentasi, dan refleksi.
Guru perlu menggunakan kata kerja operasional yang jelas. Kata seperti mengidentifikasi, menjelaskan, membandingkan, mengeksplorasi, membuat, membuat, mempraktikkan, dan menyajikan mudah membantu guru merumuskan kriteria. Kata kerja tersebut menunjukkan tindakan yang bisa diamati. Akibatnya, guru lebih mudah menentukan teknik asesmen yang sesuai.
Guru perlu membuat kriteria secara realistis dan sesuai tahap perkembangan murid. Guru tidak perlu memasukkan tuntutan yang terlalu tinggi jika murid baru mempelajari kompetensi dasar. Sebaliknya, guru bisa meningkatkan kompleksitas kriteria secara bertahap. Dengan cara tersebut, murid mudah berkembang dari kemampuan sederhana menuju kemampuan yang lebih kompleks.
Guru perlu memastikan KKTP kurikulum merdeka mempunyai hubungan langsung dengan tujuan pembelajaran. Jangan sampai guru menilai aspek yang tidak menjadi target pembelajaran. Misalnya, tujuan pembelajaran menekankan kemampuan membuat variasi gerak. Maka, kreativitas dan pengembangan gerak perlu mendapat perhatian utama. Guru tetap bisa mengamati teknik, tetapi aspek tersebut tidak perlu mendominasi penilaian jika bukan target utama.
Guru perlu melibatkan murid dalam memahami KKTP Seni Tari kelas 10 fase E kurikulum merdeka. Sebelum kegiatan berlangsung, guru bisa menjelaskan target dan indikator kepada murid. Guru juga mudah memberikan contoh penampilan yang memenuhi kriteria. Setelah itu, murid bisa menggunakan kriteria tersebut untuk mengevaluasi hasil kerjanya sendiri.
Cara tersebut bisa mendorong asesmen sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran. Murid tidak lagi melihat penilaian sebagai kegiatan yang hanya dilakukan guru. Mereka mulai memahami bahwa asesmen membantu mengetahui perkembangan kemampuan. Dengan demikian, murid mudah melakukan refleksi dan memperbaiki kekurangan secara mandiri.