Program Semester atau Promes adalah dokumen perencanaan pengajaran yang harus disusun oleh guru sebagai panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran. Promes Ekonomi kelas 11 SMA/MA fase F dalam kurikulum merdeka bertujuan untuk menggabungkan capaian pembelajaran (CP) dan materi penting sesuai dengan karakter siswa, konteks setempat, dan perkembangan ekonomi global. Penyusunan Promes kurikulum merdeka yang baik akan menjamin keselarasan antara tujuan pembelajaran dan kegiatan belajar siswa, sehingga hasil belajar yang diperoleh bisa maksimal.

Komponen Promes Ekonomi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Program Semester (Promes) adalah rencana pembelajaran untuk setiap semester guna mencapai capaian pembelajaran (CP) fase F. Berikut adalah komponen utama dari Promes Ekonomi kelas 11 SMA/MA fase F dalam kurikulum merdeka:
Capaian Pembelajaran (CP) Fase F Ekonomi Kelas 11
Rincian CP berdasarkan dokumen kurikulum, misalnya:
“Siswa bisa menganalisis konsep dasar ekonomi (kelangkaan, biaya peluang, sistem ekonomi), perilaku konsumen dan produsen, pasar, keseimbangan ekonomi makro, kebijakan fiskal dan moneter, serta peran pelaku ekonomi dalam perekonomian Indonesia dan dunia. “
Tujuan Pembelajaran
Tujuan yang dirumuskan berdasarkan CP untuk setiap unit materi, misalnya:
- Menganalisis konsep kelangkaan dan biaya peluang dalam pengambilan keputusan ekonomi.
- Mengevaluasi peran pasar dalam menentukan harga dan kuantitas keseimbangan.
- Menginterpretasikan kebijakan fiskal dan moneter dalam stabilisasi ekonomi.
Alokasi Waktu
Distribusi materi dan waktu pembelajaran
- Minggu 1–4: Badan Usaha dan Perusahaan
- Minggu 5–9: Pendapatan Nasional dan Kesenjangan Ekonomi
- Minggu 10–14: Ketenagakerjaan
- Minggu 19–20: Evaluasi dan Refleksi
Metode dan Model Pembelajaran
- Model: Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Proyek Kolaborasi, Diskusi.
- Metode: Simulasi pasar, studi kasus untuk kebijakan ekonomi, analisis data makro.
- Buku teks: Ekonomi untuk SMA Kelas XI (Kemdikbud)
- Platform: Portal Rumah Belajar, e-learning Bank Indonesia
- Artikel: Berita ekonomi terkini (contoh: inflasi, APBN)
- Video: Dokumenter tentang kebijakan ekonomi (misal: dampak kenaikan BBM)
Asesmen
- Asesmen Formatif: Kuis tentang konsep kelangkaan, presentasi mengenai pasar oligopoli.
- Asesmen Sumatif: Ujian akhir semester yang berbasis pada studi kasus kebijakan moneter.
- Asesmen Proyek: Analisis dampak inflasi terhadap UMKM lokal.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Integrasi dalam materi:
- Elemen Berkebinekaan Global: Menganalisis dampak globalisasi terhadap UMKM.
- Elemen Gotong Royong: Proyek kolaboratif dalam penyusunan proposal kewirausahaan.
Implementasi Promes Kelas 11 di Sekolah
Pelaksanaan Promes Ekonomi kelas 11 SMA/MA fase F di sekolah memerlukan kolaborasi yang baik antara perencanaan yang matang dan kerjasama berbagai pihak. Berikut adalah dua aspek penting yang perlu diperhatikan:
Peran Guru sebagai Fasilitator
A. Perencanaan dan Persiapan
- Guru melakukan kajian mendalam terhadap Promes kelas 11, menyesuaikan alokasi waktu, sumber belajar, dan media pembelajaran (baik digital maupun cetak) sesuai dengan kebutuhan siswa.
- Menyusun modul ajar kurikulum merdeka, lembar kerja peserta didik (LKPD), serta panduan untuk asesmen yang autentik dengan rubrik yang jelas.
B. Pendampingan Aktivitas Belajar
- Selama kegiatan belajar, guru berfungsi sebagai fasilitator, memberikan arahan, memantau diskusi, serta memotivasi siswa untuk aktif bertanya dan mencoba hal baru.
- Menggunakan teknik “scaffolding” untuk membantu siswa memahami konsep ekonomi yang kompleks secara bertahap, mulai dari dasar hingga penerapan praktis.
C. Refleksi dan Umpan Balik
- Setiap selesai topik, guru memfasilitasi sesi refleksi melalui diskusi kelas atau jurnal belajar, agar siswa bisa mengevaluasi kemajuan dan tantangan yang dihadapi.
- Memberikan umpan balik yang konstruktif, baik lisan maupun tertulis, supaya siswa mengetahui hal-hal yang telah dikuasai dan aspek yang perlu diperbaiki.
Keterlibatan Siswa dan Orang Tua
a. Partisipasi Siswa
- Mengajak siswa untuk berperan aktif di setiap fase pembelajaran: mengumpulkan informasi, melakukan simulasi, hingga menyampaikan hasil analisis ekonomi.
- Membentuk kelompok belajar dengan berbagai minat dalam bidang ekonomi seperti kelompok “Investasi” dan “Kebijakan Moneter” untuk meningkatkan kolaborasi dan rasa tanggung jawab.
b. Komunikasi dengan Orang Tua
- Mengadakan pertemuan rutin (baik secara langsung maupun daring) untuk menjelaskan rencana Promes kurikulum merdeka, kemajuan belajar, serta peran orang tua dalam mendukung kegiatan proyek ekonomi di rumah.
- Mengajak orang tua untuk berpartisipasi dalam workshop singkat mengenai literasi keuangan atau simulasi investasi keluarga, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih relevan dan mendukung di luar lingkungan sekolah.
c. Monitoring dan Evaluasi Bersama
- Guru dan orang tua berkolaborasi untuk memantau indikator keberhasilan siswa, seperti kualitas portofolio, prestasi presentasi, dan sikap tanggung jawab dalam proyek kelompok.
- Kerja sama ini memungkinkan identifikasi dini masalah, sehingga solusi bisa segera diterapkan demi kelancaran dan kesuksesan pembelajaran ekonomi.
Dengan peran guru sebagai pemandu dan partisipasi aktif siswa dan orang tua, pelaksanaan Promes Ekonomi kelas 11 SMA/MA tidak hanya menjadi rutinitas administratif, melainkan juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang hidup, relevan, dan berkelanjutan.