Program tahunan (Prota) ialah alat krusial dalam pengembangan pembelajaran. Prota kurikulum merdeka berfungsi sebagai panduan yang membantu guru dalam mengelola kegiatanbelajar mengajar selama satu tahun ajaran. Prota Informatika kelas 10 fase E sangat signifikan karena sifat ilmu ini yang cepat berubah dan berhubungan erat dengan kemajuan teknologi informasi.

Program tahunan (Prota) adalah rencana pembelajaran tahunan yang disusun dalam bentuk garis besar. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran umum mengenai penjadwalan waktu, distribusi bahan ajar, dan target pembelajaran yang harus dicapai oleh siswa selama setahun. Prota Informatika kelas 10 SMA/MA perlu mencerminkan sifat ilmu yang terus berevolusi serta kebutuhan terhadap kompetensi digital di abad ke-21.
Secara umum, struktur Prota Informatika kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka terdiri dari komponen-komponen berikut:
Capaian pembelajaran merujuk pada kompetensi yang diharapkan dikuasai siswa pada akhir fase. Dalam Informatika kelas 10 SMA/MA fase E, CP mencakup:
CP tersebut menjadi dasar dalam penyusunan Prota kurikulum merdeka karena semua kegiatan pembelajaran diarahkan untuk mencapainya.
Dari CP, guru merumuskan tujuan pembelajaran yang lebih spesifik. Tujuan ini biasanya dipecah per bab atau topik, contohnya:
TP ini selanjutnya menjadi dasar dalam menyusun alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar kurikulum merdeka.
Struktur Prota Informatika kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka mencakup pokok materi yang akan diajarkan selama setahun. Contoh materi meliputi:
Materi ini dikelompokkan berdasarkan semester untuk memudahkan distribusi waktu.
Alokasi waktu adalah elemen utama dalam Prota kelas 10 SMA/MA. Guru menentukan jumlah minggu efektif berdasarkan kalender akademik, lalu mengalikannya dengan jumlah jam pelajaran per minggu. Hasilnya dibagi sesuai dengan tingkat kesulitan materi.
Contohnya, jika Informatika mendapatkan 2 JP per minggu dengan 32 minggu efektif:
Pembagian JP ini kemudian disesuaikan dengan tingkat bobot masing-masing materi.
Program tahunan (Prota) Informatika kelas 10 SMA/MA fase E menyajikan rincian distribusi materi dari semester ganjil hingga genap. Contohnya:
Program Tahunan (Prota) juga harus terhubung dengan kalender akademik sekolah. Guru menandai minggu yang efektif (minggu belajar aktif), minggu ujian, minggu libur, serta kegiatan spesial sekolah. Dengan cara ini, distribusi waktu menjadi lebih realistis dan mudah dilaksanakan.
Dengan struktur yang ada, Prota Informatika kelas 10 fase E kurikulum merdeka tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga panduan strategis untuk membantu guru dalam mengatur ritme pembelajaran sepanjang tahun.
Program Tahunan (Prota) berfungsi sangat penting: sebagai kerangka kerja yang menyatukan semua perangkat ajar agar sesuai dengan prinsip kurikulum merdeka.
Prota kurikulum merdeka berperan sebagai kerangka kerja perencanaan jangka panjang. Semua perangkat ajar lain seperti Promes, ATP, dan modul ajar berasal dari program tahunan.
Dengan pengintegrasian ini, Prota kurikulum merdeka memastikan tidak ada perangkat ajar yang beroperasi secara terpisah.
Kurikulum merdeka menekankan capaian pembelajaran (CP) yang krusial, bukan sekadar kumpulan materi. Prota kelas 10 SMA/MA membantu guru merencanakan CP dalam pembagian waktu yang realistis. Contohnya dalam Informatika kelas 10 fase E:
Salah satu karakteristik Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran yang berdiferensiasi, yaitu sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kesiapan siswa. Prota kelas 10 SMA/MA harus memberikan fleksibilitas, misalnya:
Artinya, Prota kelas 10 tidak bersifat kaku, tetapi selalu terbuka untuk perubahan sesuai dengan kondisi di kelas.