Program Tahunan (Prota) adalah rencana yang dibuat oleh guru untuk mengatur kegiatan pembelajaran dalam satu tahun ajaran. Dokumen ini memberikan panduan tentang waktu, materi yang akan diajarkan, dan kompetensi yang ingin dicapai oleh siswa. Prota IPAS kelas 5 SD/MI fase C berfungsi sebagai acuan bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, memantau perkembangan siswa, dan memastikan kesesuaian dengan prinsip kurikulum merdeka.

Komponen Utama Prota IPAS Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Identitas Program Tahunan
- Nama Penyusun (Guru)
- Nama Lembaga Pendidikan
- Kelas/Fase: Kelas V/C
- Semester: 1/2
- Pelajaran: IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
- Tahun Ajaran
- Jumlah Minggu Efektif di Setiap Semester
Analisis Capaian Pembelajaran (CP)
- Daftar CP IPAS fase C (berdasarkan dokumen CP Kurikulum Merdeka) yang harus dicapai pada akhir kelas 5 SD/MI.
- Analisis hubungan CP dengan elemen-elemen IPAS (sains dan sosial yang terintegrasi).
- Penentuan Tujuan Pembelajaran (TP) utama yang menjadi dasar untuk mencapai CP fase C kelas 5.
Alokasi Waktu
- Jumlah JP (Jam Pelajaran) yang tersedia untuk IPAS kelas 5 SD/MI selama satu tahun (sesuai dengan struktur kurikulum sekolah).
- Pembagian JP per Semester (Semester 1 dan Semester 2).
- Perkiraan Alokasi JP per Tema/Pokok Bahasan Utama (berdasarkan kompleksitas materi dan kedalaman yang ingin dicapai). Fleksibilitas sangat penting.
- Penjelasan Tema Besar (Unit) IPAS kelas 5 SD/MI fase C sesuai dengan CP kurikulum merdeka. Contoh tema yang sering digunakan:
- Cahaya dan Sifatnya, Bunyi dan Sifatnya
- Magnet, Listrik, dan Teknologi untuk Kehidupan
- Struktur Lapisan Bumi (litosfer, hidrosfer, dan atmosfer)
- Organ Pernapasan Manusia
- Sistem Pencernaan
- Pertumbuhan pada Manusia
- Letak dan Kondisi Geografis Wilayah Indonesia
- Keanekaragaman Hayati (Flora dan Fauna di Indonesia)
- Sumber Daya Alam (Sumber Daya Hayati dan Nonhayati)
- Warisan Budaya di Daerah, Aktivitas Ekonomi Masyarakat
- Peristiwa Alam (Gempa Bumi, Gunung Meletus, dan Tsunami)
- Perubahan Lingkungan Akibat Kegiatan Manusia, dan permasalahan lingkungan di Bumi
- Ekosistem (Interaksi Makhluk Hidup, Jaring-jaring Makanan, Pelestarian)
- Urutan Penyajian Tema dengan mempertimbangkan:
- Logika ilmiah (dari hal konkret menuju hal abstrak).
- Keterkaitan antara tema.
- Kalender pendidikan (hari besar, libur).
- Ketersediaan sumber belajar/lingkungan.
Penentuan Skala Waktu
- Pembagian tema-tema besar ke dalam blok waktu per Semester/Bulan/Minggu.
- Estimasi awal dan akhir pembelajaran untuk setiap tema besar/unit.
- Contoh: Tema “Ekosistem” dijadwalkan 8 JP pada Bulan Agustus, minggu ke-3 dan ke-4.
Penjabaran ke dalam Tujuan Pembelajaran (TP) Sementara:
- Untuk setiap tema besar, ditentukan Tujuan Pembelajaran (TP) spesifik yang akan dipelajari oleh siswa.
- TP disusun berdasarkan CP dan mencerminkan kompetensi yang dapat diukur (mengandung kata kerja operasional).
- Contoh TP untuk Tema “Tubuh Manusia”: “Siswa dapat menjelaskan fungsi organ pernapasan manusia dan hubungannya dengan kesehatan. “
Keterkaitan dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
- Identifikasi tema IPAS yang dapat terintegrasi atau menjadi dasar pengetahuan untuk Projek P5.
- Contoh: Tema “Lingkungan” bisa terintegrasi dengan P5 bertema “Berekayasa dan Berinovasi” (membuat alat penyaring air sederhana) atau “Kebinekaan Global” (kearifan lokal dalam melindungi lingkungan).
- Rencana asesmen diagnostik di awal tahun/semester untuk pemetaan kemampuan awal siswa terkait CP fase C kelas 5 SD/MI.
- Rencana asesmen formatif sederhana di akhir setiap tema/unit untuk memantau kemajuan dan perbaikan pembelajaran.
- Identifikasi awal sumber belajar utama (Buku Teks IPAS Kelas 5 Kurikulum Merdeka).
- Identifikasi sumber belajar pendukung (buku rujukan, video, lingkungan sekitar, narasumber, benda konkret, platform digital).
- Identifikasi media pembelajaran yang diperlukan (poster, model, alat peraga, aplikasi simulasi).
Catatan Khusus dan Fleksibilitas
- Kolom untuk mencatat aspek-aspek khusus yang harus diperhatikan (kondisi siswa, fasilitas sekolah, kegiatan yang dilakukan di sekolah).
- Penekanan bahwa Prota kelas 5 adalah dokumen yang selalu diperbarui dan dapat disesuaikan (dilakukan tinjauan) sesuai dengan kondisi nyata di kelas, minat siswa, serta kebutuhan yang muncul.
Cara Praktis dalam Menyusun Prota IPAS Kelas 5
Berikut adalah beberapa saran untuk merancang Prota IPAS kelas 5 SD/MI fase C kurikulum merdeka secara efektif dan efisien.
Menggunakan Pendekatan Saintifik
Pendekatan saintifik terdiri dari tahap pengamatan, bertanya, eksperimen, merenungkan, dan berkomunikasi. Mulailah dengan aktivitas pengamatan yang sederhana, seperti mengamati lingkungan di sekitar. Jadwalkan waktu untuk diskusi dengan pertanyaan terbuka seperti, “Bagaimana proses siklus air di sekitar kita? ” Selanjutnya, masukkan jadwal untuk eksperimen atau kegiatan lapangan, seperti menciptakan model mini ekosistem, dan berikan kesempatan kepada siswa untuk menganalisis data dari eksperimen yang dilakukan. Tutup setiap subtema dengan presentasi atau laporan yang tidak terlalu rumit.
Dengan menandai setiap langkah saintifik dalam Prota kurikulum merdeka, guru memastikan bahwa semua tujuan pembelajaran dipahami secara mendalam, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dari para siswa.
Kerja Sama dengan Guru Mata Pelajaran Lain
Kerja sama dengan guru dari mata pelajaran lain sangat penting. Sebagai contoh, ajak guru Bahasa Indonesia untuk merancang tugas menulis tentang hasil pengamatan atau bekerja sama dengan guru Matematika untuk menentukan cara pengukuran yang mudah. Dengan kolaborasi ini, Prota IPAS kelas 5 SD/MI fase C akan menjadi lebih kaya dan memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh.
Memanfaatkan Sumber Daya Digital
Gunakan sumber daya digital untuk membuat Prota kurikulum merdeka menjadi lebih interaktif. Manfaatkan platform LMS untuk mengunggah program tahunan (Prota) dalam format digital dan mengawasi tugas siswa. Tambahkan tautan video pembelajaran yang relevan, gunakan aplikasi spreadsheet untuk analisis data, dan akses sumber daya terbuka yang menawarkan modul serta latihan interaktif. Dengan pemanfaatan digital, Prota kelas 5 bisa menjadi acuan yang dinamis dan interaktif.