Mata pelajaran Kimia kelas 10 SMA/MA tidak hanya sekadar menghafal rumus. Kimia adalah ilmu yang mempelajari fenomena yang terjadi di alam. Murid perlu memahami konsep secara menyeluruh. Mereka juga perlu mengasah keterampilan dalam proses sains.

Program Tahunan (Prota) Kimia kelas 10 SMA/MA fase E dari kurikulum merdeka hadir sebagai solusinya. Dokumen tersebut menyelaraskan tujuan pendidikan nasional dengan kebutuhan setempat. Prota kurikulum merdeka memastikan bahwa semua aspek pembelajaran terintegrasi dengan baik.
Program Tahunan (Prota) berfungsi sebagai panduan utama. Dalam dokumen ini, guru merinci Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). ATP adalah rangkaian tujuannya yang terorganisir. Prota Kimia kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka membantu guru dalam membuat ATP kurikulum merdeka. Pembuatan ATP mempertimbangkan tingkat kesulitan materi. Materi yang lebih sederhana ditempatkan di awal semester. Sementara itu, materi yang lebih rumit dibuat setelahnya. Urutan tersebut bertujuan supaya pembelajaran berjalan dengan baik. Para murid tidak akan bingung karena adanya lompatan materi yang terlalu jauh.
Sebagai ilustrasi, materi struktur atom menjadi dasar. Pemahaman mengenai proton, elektron, dan neutron sangat penting. Konsep tersebut menjadi syarat untuk memahami sistem periodik unsur. Selanjutnya, pemahaman mengenai sistem periodik menjadi syarat untuk belajar tentang ikatan kimia. Prota Kimia kelas 10 fase E perlu mencakup urutan yang logis ini. Prota kurikulum merdeka juga mengatur alokasi waktu dengan proporsional. Alokasi waktu menyesuaikan dengan kedalaman materi yang akan diajarkan. Materi yang lebih sulit akan mendapatkan lebih banyak waktu. Sedangkan materi pengantar akan mendapatkan porsi waktu yang lebih sedikit.
Fleksibilitas tidak hanya sekadar jargon. Ia merupakan inti dari kurikulum merdeka. Prota Kimia kelas 10 fase E kurikulum merdeka juga harus beroperasi dengan ritme yang fleksibel. Para guru tidak lagi terikat pada struktur yang kaku. Mereka diberi kebebasan untuk berinovasi. Kebebasan tersebut menuntut pemahaman yang mendalam tentang fleksibilitas itu sendiri.
Kurikulum merdeka tidak mengharuskan penerapan satu metode pengajaran tertentu. Prota Kimia kelas 10 SMA/MA fase E mencerminkan kebebasan tersebut, memberi kesempatan kepada guru untuk memilih pendekatan ilmiah, pembelajaran berbasis proyek (PjBL), atau pendekatan pemecahan masalah (PBL), sesuai dengan karakter murid dan sarana yang tersedia.
Contohnya, pada materi reaksi redoks, sekolah dengan laboratorium lengkap bisa menggunakan pendekatan eksperimental, sementara sekolah yang mempunyai fasilitas terbatas bisa menerapkan pendekatan berbasis masalah. Kedua pendekatan ini sah dan bisa mencapai tujuan pembelajaran yang sama, dan ini menunjukkan fleksibilitas Prota kelas 10 dalam menggunakan berbagai metode.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) merupakan bagian dari Program Tahunan (Prota). Fleksibilitas juga berlaku dalam penyesuaian ATP. Para guru tidak perlu mengikuti urutan yang kaku. Mereka bisa melakukan lompatan jika dianggap perlu. Mereka juga bisa mengulang materi yang sulit. Prota Kimia kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka memberikan kekuasaan ini. Guru mempunyai tanggung jawab penuh atas urutan yang mereka pilih.
Misalnya, materi stoikiometri sering kali menjadi tantangan. Banyak murid mengalami kesulitan dalam memahami konsep mol. Guru bisa memecah materi menjadi sub-topik yang lebih kecil. Mereka juga bisa menambahkan lebih banyak latihan. Penggunaan analogi yang lebih sesuai dengan pengalaman murid juga bisa dilakukan. Semua penyesuaian tersebut tercatat dalam Prota kurikulum merdeka. Ia menjadi dokumen yang selalu berkembang. Ia juga mencatat keputusan pedagogis guru sepanjang tahun.
Alokasi waktu dalam Prota kelas 10 SMA/MA mempunyai sifat yang bisa disesuaikan. Para guru diperbolehkan untuk melakukan perubahan sesuai kebutuhan, seperti menambah waktu untuk materi yang memerlukan pemahaman lebih dalam atau mengurangi bagian asesmen harian. Keputusan tersebut diambil berdasarkan asesmen formatif yang mengevaluasi pemahaman murid. Apabila sebagian besar murid belum memahami, guru tidak akan melanjutkan dan memberikan bantuan remedial atau tambahan materi.
Kalender akademik juga bersifat dinamis, karena bisa saja terjadi cuti mendadak atau bencana. Prota Kimia kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka harus mampu beradaptasi, dan para guru tidak perlu khawatir jika terjadi kehilangan waktu. Mereka bisa memanfaatkan platform digital untuk memberikan tugas proyek mandiri atau menggabungkan dua tema dalam satu pertemuan. Fleksibilitas ini memastikan aktivitas pembelajaran tetap berlangsung tanpa mengabaikan tujuan akhir.