Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga sehat, kuat, dan berkarakter. Dalam penerapan kurikulum merdeka, perencanaan yang baik menjadi inti suksesnya pembelajaran.

Di sini, Program Tahunan (Prota) hadir sebagai dokumen perencanaan strategis yang esensial, terutama untuk mata pelajaran PJOK kelas 10 SMA/MA fase E. Prota kurikulum merdeka bukan hanya sekedar pencatatan administratif, melainkan sebuah panduan yang mengarahkan seluruh aktivitas pembelajaran selama satu tahun ajaran, serta memastikan kesesuaian dengan capaian pembelajaran (CP) dan prinsip-prinsip Merdeka Belajar.
Sebuah Prota PJOK kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka yang menyeluruh harus mencakup komponen-komponen berikut:
Ini merupakan langkah awal yang penting. Guru harus mendetailkan CP fase E, menghubungkannya dengan Tujuan Pembelajaran yang lebih spesifik serta terukur untuk setiap komponen (kebugaran, permainan, senam, aktivitas air/renang, dan kesehatan). Sebagai contoh, dari CP “Mengaplikasikan keterampilan gerak tertentu dalam permainan bola besar dengan pengendalian yang baik,” bisa diuraikan menjadi TP mengenai passing, shooting, dan taktik dasar dalam sepak bola dan bola basket.
Berdasarkan TP, isi materi dijelaskan dengan lebih mendalam. Materi perlu bervariasi, meliputi aspek psikomotorik, kognitif, dan afektif. Sebagai contoh:
Ini adalah inti dari Prota kelas 10 SMA/MA. Guru perlu mendistribusikan alokasi waktu pengajaran secara efektif dalam satu tahun untuk setiap topik. Faktor musim (contoh, renang di semester ganjil jika fasilitas tersedia), ketersediaan sarana-prasarana, dan kompleksitas topik harus dipertimbangkan. Topik yang lebih kompleks seperti taktik permainan atau senam lantai mungkin memerlukan waktu lebih banyak dibandingkan pengukuran kebugaran.
Materi-materi tersebut kemudian diatur secara berurutan per semester, minggu, atau bulan. Penyusunan haruslah logis dan sistematis. Contohnya, awal tahun bisa dimulai dengan evaluasi kebugaran diagnostik dan pengenalan prinsip latihan, sebelum masuk ke materi permainan. Materi kesehatan bisa diintegrasikan sepanjang tahun atau diajarkan dalam blok tertentu.
Meskipun rincian terdapat pada modul ajar kurikulum merdeka, Prota PJOK kelas 10 bisa menekankan pendekatan umum yang diterapkan. Kurikulum merdeka mengarahkan pembelajaran yang berbeda-beda, berbasis proyek, dan berfokus kepada siswa. Dalam Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), ini bisa diwujudkan melalui metode pembelajaran seperti Teaching Games for Understanding (TGfU), Pendidikan Olahraga, atau latihan sirkuit yang memungkinkan siswa memilih tingkat kesulitan. Penilaian harus autentik, mencakup evaluasi proses (teknik, partisipasi), produk (kebugaran, keterampilan), dan portofolio (jurnal latihan, proyek kesehatan).
Penyusunan Prota PJOK kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka merupakan langkah yang terencana dengan baik. Proses ini dimulai dari rapat awal tahun yang melibatkan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) lainnya untuk melakukan keselarasan, melakukan analisis terhadap kondisi sekolah (fasilitas dan lingkungan), serta memahami karakteristik para siswa (minat, kemampuan awal, dan kebutuhan khusus). Setelah analisis CP selesai, langkah berikutnya adalah: