Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di tingkat SMA/MA diharapkan mampu memubuat pembelajaran yang tidak hanya terencana dengan baik tetapi juga fleksibel dan bermakna.

Salah satu unsur penting dalam perencanaan pembelajaran adalah Program Tahunan, yang sering disebut Prota. Untuk guru PJOK kelas 11 SMA/MA fase F, menyusun Prota kurikulum merdeka tidak hanya sekadar tugas administratif, melainkan merupakan petunjuk strategis yang akan membimbing seluruh aktivitas pembelajaran fisik sepanjang tahun.
Program Tahunan (Prota) adalah rencana yang menetapkan distribusi waktu selama satu tahun ajaran untuk mencapai tujuan yang ditetapkan (Capaian Pembelajaran). Prota kurikulum merdeka menjadi dokumen pertama yang harus dibuat oleh guru sebelum mengembangkan dokumen-dokumen lanjutan seperti Program Semester (Promes) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Prota kurikulum merdeka berperan sebagai kerangka umum yang menyajikan gambaran mengenai materi yang akan diajarkan serta durasi yang diperlukan.
Dalam fase F, yang umumnya ditujukan untuk kelas 11 dan 12 SMA/MA, Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dibuat untuk lebih menyempurnakan keterampilan gerak, pengetahuan, dan nilai-nilai sportivitas yang sudah dibangun di fase sebelumnya. Murid di fase tersebut diharapkan tidak hanya mahir dalam teknik, tetapi juga bisa menunjukkan sikap bertanggung jawab, kerja sama, dan etika dalam aktivitas fisik. Oleh sebab itu, Prota PJOK kelas 11 SMA/MA fase F kurikulum merdeka harus mampu mengakomodasi kompleksitas CP dengan alokasi waktu yang efektif dan efisien.
Sebuah Prota PJOK kelas 11 SMA/MA fase F yang baik yang sejalan dengan prinsip kurikulum merdeka setidaknya harus mencakup komponen-komponen penting berikut:
Menyusun Prota PJOK kelas 11 fase F kurikulum merdeka bukanlah sekadar membagikan materi secara sembarangan. Proses tersebut memerlukan analisis dan perencanaan yang cermat. Berikut langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan:
Langkah awal yang paling krusial adalah memperhatikan kalender pendidikan yang disediakan oleh Dinas Pendidikan setempat. Hitung jumlah minggu dalam satu tahun, kemudian kurangi dengan minggu-minggu yang tidak efektif seperti:
Hasil pengurangan tersebut adalah minggu efektif. Kalikan jumlah minggu efektif ini dengan jumlah jam pelajaran PJOK kelas 11 SMA/MA per minggu (umumnya 3 JP) untuk mendapatkan total jam pelajaran efektif dalam satu tahun.
Teliti CP PJOK kelas 11 SMA/MA fase F secara menyeluruh. Temukan kompetensi dan konten inti yang harus dikuasai oleh murid. Dari CP tersebut, buatlah Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih jelas dan bisa diukur. TP inilah yang selanjutnya dibuat menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Pada titik tersebut terdapat fleksibilitas dalam kurikulum merdeka; guru diberi kesempatan untuk merumuskan TP sesuai dengan konteks sekolah, minat murid, serta sumber daya yang ada. Sebagai contoh, untuk elemen keterampilan gerak dalam permainan invasi, TP bisa dinyatakan sebagai “Mempraktikkan berbagai variasi dan kombinasi teknik dasar passing, dribbling, dan shooting dalam permainan bola basket dengan koordinasi yang baik.”